Rayap, Musibah atau Berkah?

April 7, 2019

Baru semalam gue komen di salah satu status Facebook temen, bahwa gue inget kronologis kejadian 5 April 2014 – 10 April 2014. Yup, gue inget, karena memang waktu serasa berhenti di situ.. pagi ini, 7 April 2019 sekitar pukul 4 pagi, gue dibangunkan Toa Masjid, tapi ada suara yang lain..  kretek kretek kretek.. gue pun curiga serangan rayap ada di sudut lain kamar gue.. kamar gue di Cibubur memang lantainya kayu, dan baru dua hari lalu gue melihat serangan rayap di lemari tempat handphone bertumpukan…

Read the rest of this entry »


Resensi Bilangan Fu: Mengemas Sejarah dan Mitos Nusantara dalam Petualangan Pendaki Gunung

February 6, 2019

 

IMG_20190210_210010.jpg

Buku ini pertama saya baca di tahun 2008, sesuai tahun terbit edisi pertama. Tetapi ternyata saya harus membaca ulang untuk bisa menulis resensi buku ini. Seperti biasa, selalu ada sensasi berbeda ketika membaca ulang suatu buku. Kemungkinan karena memang diri kita pun terus berubah demikian juga dengan kondisi yang ada.

Awal membeli buku ini dulu sebenarnya saya sudah mendapat cuplikan awal sebelum buku ini terbit. Saya masih ingat bagaimana tokoh Sandi Yuda menceritakan dirinya yang seorang petaruh. Dia sendiri adalah seorang pendaki gunung. Isi pikiran Yuda dan percakapannya dengan Parang Jati menjadi penjahit kisah demi kisah yang dipaparkan di buku ini.
Read the rest of this entry »


Thai Tea Dibalas Air Tuba

January 30, 2019

Sepertinya ada yang salah dengan peribahasa ini. Bukannya air susu Ndah? Nope, bagi gue Thai Tea jauh lebih enak dari air susu. So, segala kebaikan yang telah gue lakukan berarti memang melebihi dari kebaikan normal yang ada. Tapi kok ya ndilalah balesannya air tuba.. wes ditolong segala macem, ujung-ujungnya ngelaporin ke polisi orang yang nolong dan yang dah dia perlakukan kayak sampah. Duh gustiii…

Read the rest of this entry »


Merengkuh Kematian Demi Kehidupan

March 30, 2018

Sudah lama saya tidak menulis blog yang berkaitan dengan spiritual. Sempat sih menceritakan pengalaman meditasi, tetapi tulisan tersebut untuk dimuat di Plum Village temanya tentang Mendamaikan Hati dengan Mindfullness.

Bertepatan dengan Hari Jumat Agung, saya pun memutuskan untuk ibadah di Gereja tempat saya dibaptis dahulu (GKJ Gandaria). Gereja ini terasa nyaman, apalagi biasanya isi kotbah mendamaikan hati. Termasuk tema hari ini, yaitu Merengkuh Kematian Demi Kehidupan. Seperti yang telah diketahui, Jumat Agung merupakan peristiwa Yesus disalibkan hingga mati yang menunjukkan pengorbananNya demi menebus dosa manusia. Sehingga kematian Yesus merupakan pengorbanan bagi semua umat, bagi kehidupan umat.

Hal yang menarik perhatian saya dari kotbah hari ini adalah perumpamaan menggunakan seni Kintsugi atau Kintsukuroi. Seni tersebut berasal dari Jepang yang memperbaiki tembikar atau kerajinan pecah belah yang rusak dengan campuran bubuk emas, perak atau pun platinum.

kintsukuroi

Mangkuk yang sudah pecah atau rusak, direkatkan kembali dengan seni ini tanpa menyamarkan bekas retakannya. Justru menonjolkan bekas retakan dengan perekat yang dicampur dengan emas. Hasilnya justru tampak indah dan meninggalkan jejak sejarah dari retakan tersebut. Tentu saja harganya pun lebih mahal karena biaya perekatnya pun juga lebih tinggi dibandingkan keramik atau porselen itu sendiri.

Read the rest of this entry »


Asus VivoBook S S510 Tetap Ringkas dengan Layar Lapang dan Kinerja Mumpuni

October 10, 2017

Asus VivoBook S S510 adalah notebook tipis dan ringan dengan harga yang terjangkau tetapi tetap mempertahankan kinerja yang mumpuni. Notebook ini dibekali prosesor Intel® Core™ i5 7200U ini adalah prosesor generasi ke-7 terbaru dari Intel, yaitu KabyLake. Konsumsi daya keseluruhan prosesor ini berada di kisaran 7,5 watt sampai 25 watt, ini sangat rendah dibandingkan notebook umumnya. Sehingga notebook ini begitu hemat energi.

Read the rest of this entry »


Superhero Saja Salah Pilih Pacar

June 10, 2017

superhero dc

Sebenarnya hari ini masih ada kerjaan numpuk berupa orderan konten softselling suatu e-commerce. Tapi karena mood belum muncul, mari senam jari di blog dulu. Perlu diketahui juga bahwa tulisan ini akan banyak spoiler, jadi kalau belum kelar nonton seluruh season terkini serial superhero DC dan nggak suka spoiler, mungkin sebaiknya jangan dilanjut baca dulu.

Read the rest of this entry »


Dari Mana Asal Kata “Damai”?

May 10, 2017

Seorang teman menulis sejarah yang dibelokkan dengan menyebutkan salah satu agama telah beratus-ratus tahun menyebar di Indonesia dengan “damai”. Masalahnya dia salah ambil referensi mengenai agama sebelumnya yang disingkirkan. Karena kok justru agama yang umurnya lebih muda dari agama yang dia klaim “damai” tersebut yang disingkirkan. Dia bahkan tak mengakui kejayaan dua agama besar yang umurnya jauh lebih tua mampu hidup berdampingan di nusantara ini dengan aman dan tenteram. Yup! Gue nggak berani bilang “damai” karena bisa kaget jika memahami arti kata “damai” kira-kira menurut tafsir dia. Tafsir atau pemahaman kata “damai” itu berbeda antar golongan…

Read the rest of this entry »