Superhero Saja Salah Pilih Pacar

superhero dc

Sebenarnya hari ini masih ada kerjaan numpuk berupa orderan konten softselling suatu e-commerce. Tapi karena mood belum muncul, mari senam jari di blog dulu. Perlu diketahui juga bahwa tulisan ini akan banyak spoiler, jadi kalau belum kelar nonton seluruh season terkini serial superhero DC dan nggak suka spoiler, mungkin sebaiknya jangan dilanjut baca dulu.

Lho kok DC? Mungkin orang bertanya-tanya, gue ini kan penggemar Marvel, kok malah bahasnya DC? Well, ini karena belakangan gue memang lebih enjoy masuk grup DC, karena grup Marvel sudah sedikit tercemar penggemar agama yang berdakwah di grup. Ditambah lagi waktu gue review laptop Dell si Spider-Man, gue malah tes layar dengan nonton serial DC beberapa season non stop. Parah ya, laptopnya diendorse superhero Marvel, malah dipakai nonton DC.

Oke, mari kita lanjut… Seperti sudah diketahui, bulan Juni 2017 ini banyak serial DC yang sudah mencapai episode terakhir, banyak penggemar di forum-forum yang gemas-gemas gimana gitu sama ending setiap serial. Salah satunya adalah ending dari The Flash.

Tak disangka, awalnya gue pikir gue doang yang nggak suka Iris West, ternyata berbagai forum, baik luar maupun dalam banyak yang nggak suka. Bukan, bukan karena rasis, tetapi karena memang sikap Iris West itu nyebelin banget. Kok bisa sih Barry Allen kepincut perempuan kayak gitu. Banyak nyawa hilang gegara menyelamatkan dia. Ketika HR menyamar jadi Iris West untuk gantikan jadi korban Savitar, sepertinya Iris West santai saja gitu, dan langsung merayakan kebersamaan dengan Barry Allen. Tapi toh akhirnya happy ending bukan milik mereka, Barry Allen tetap harus dikurung gantikan Savitar. Episode demi episode dari season pertama, ada begitu banyak perempuan lain yang rasanya lebih pantas bagi Barry Allen. Gue pribadi sih paling suka Felicity Smoak. Secara Felicity Smoak gayanya gue banget. Tengil-tengil gimana gitu. Tapi ya kok Felicity Smoak lebih suka pacaran sama playboy di serial sebelah.

Iris West itu ya, dari season pertama saja nyebelinnya nggak ketulungan. Sok nggak mau dengan Barry Allen, dan milih rekan kerja bapaknya. Tapi giliran Barry Allen dekat dengan perempuan lain, malah sabotase. Ish! Barry Allen perlu beberapa kali acak-acak timeline untuk bisa jadi dengan Iris West, well sebenarnya alasan awal buat selamatkan ibunya sih dari Reverse Flash. Ah seandainya gue bisa menjelajah timeline seperti Barry Allen, mungkin gue akan kembali ke 2013, siapa tahu dengan ubah tilmeline di tahun 2013, suami gue tetap hidup melewati tahun 2014.

Lalu apakah hanya The Flash yang salah pilih pacar? Oh tentu tidak! Bahkan Supergirl saja milih orang yang salah sih bagi gue. Di season pertama dia malah suka sama James Olsen yang arogan. Ih nyebelin banget. Makanya waktu Barry Allen mampir di timeline Supergirl, gue malah sempat berharap Supergirl sama the Flash saja. Nah di season terakhir Supergirl malah pilih Mon El. Ampun deh, gegara mereka pacaran, bumi jadi perang antar planet. Ih, kalau gue jadi Supergirl, mungkin gue lebih prefer Winn Schott, nerd yang sebenarnya naksir Supergirl, bahkan saat belum tahu Kara Danvers itu Supergirl. Apalagi Winn Schott jenius tengil gitu. Ah idola gue banget deh. Dipikir-pikir mungkin memang gue suka sama manusia tengil macam Felicity Smoak dan Winn Schott ya.

Pilihan pacar paling parah adalah ketika Ray Palmer alias Atom naksir Kendra Saunders alias Hawkgirl. Ampun deh Ray, bini orang ituuuu… ada Hawkman di sisi Hawkgirl, masih saja ditaksir. Mending sama Felicity Smoak deh, sesama jenius. Well memang sih, kendati bukan superhero, tokoh yang paling salah pilih pacar adalah Felicity Smoak. Ayolah, perempuan jenius seperti Smoak kok sukanya sama Oliver Queen alias Arrow, playboy tajir yang gak bisa kelola perusahaan sampai akhirnya bangkrut. Kok bisa gitu lho kuat lihat Oliver Queen mesra-mesraan dengan Laurel Lance alias Black Canary, Sara Lance alias White Canary, dan seterusnya dan seterusnya… Iya, pacar Ollie banyak bener.

Lalu apa hikmahnya gue nulis ini? Mungkin nggak ada ya, namanya juga lemesin jari. Atau mungkin juga masih nyambung dengan tulisan gue yang dahulu soal Cerai Hidup dan Cerai Mati, mengenai orang yang bisa cerai hidup karena salah pilih pasangan. Yup! Hikmahnya adalah baik itu pacaran atau pernikahan, ternyata orang memang bisa salah pilih. Lha wong Superhero macam The Flash saja masih bisa salah pilih pacar yang akibatnya fatal banget. Terkurung di Speed Force! Iya, ini gue spoiler banget hahaha… Eh paling tidak Superhero DC ya yang salah pilih pacar, bukan Marvel ya.. Haha.. teteup, aku tim Betty Ross yang suka dengan kesetiaan Bruce Banner versi kartun.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: