Cita-cita Luhur Teman Saya

Salah seorang temen gue yang kebetulan caleg dari salah satu partai kecil, memiliki mimpi-mimpi yang sifatnya tidak terlalu personal. Bahkan menurut gue cita-cita beliau tergolong luhur. Setelah mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan beliau pada bulan Juni tahun lalu, semenjak itulah gue menerima banyak masukan yang sedikit banyak memberi pengaruh dalam hidup gue.

Diantara mimpi-mimpi beliau adalah dalam rangka membuat bank untuk rakyat. Dalam hal ini beliau terinspirasi oleh gagasan M. Yunus dalam membentuk suatu wadah yang dapat memfasilitasi kaum miskin agar dapat maju dan sejahtera. Gue sendiri bersyukur bisa jadi orang yang memberi kedua buku M. Yunus tersebut ke beliau. Baik yang sampul biru maupun yang sampul putih. Walaupun terus terang gue belum sempat baca kedua buku tersebut.

Terlepas dari mimpinya untuk membuat Bank untuk orang miskin tersebut, banyak juga prinsip hidup beliau yang sebenarnya kalau benar-benar diterapkan di semua lini dan semua jenjang posisi, pastinya akan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Nasehat paling penting adalah ” Jangan Serakah!”. Keserakahan memang sudah menjadi momok. Bagi gue, manusia adalah makhluk paling serakah di muka bumi ini. Manusia merasa paling punya hak sebagai tuan bagi bumi. Banyak manusia yang membunuh hewan dan tumbuhan untuk dijadikan stok makanan kemudian. Beda dengan hewan, bahkan predator sekalipun hanya membunuh secukupnya, sebatas kapasitas laparnya.

Dalam konteks sesama manusia, terkadang dalam perkawanan pun jika ada yang serakah, pastinya akan lebih susah untuk maju. Beliau sendiri memiliki perusahaan yang cukup disegani oleh banyak orang. Karena semua karyawannya dididik untuk tidak serakah. Serakah hanya akan mengurangi keuntungan bersama. Beliau tidak ingin, jika ada salah satu yang curang atau licik, ternyata harus mendapat keuntungan lebih banyak ketimbang rekan-rekan lain yang bekerja sama kerasnya atau bahkan lebih keras.

Beliau bertindak cukup tegas, ketika sedang menggarap suatu proyek, dan salah satu diantaranya terbukti melakukan mark up cukup tinggi atau bertindak tidak jujur dengan rekan kerjanya. Keserakahan dapat juga terjadi tanpa konteks kecurangan. Dan tentu saja akhirnya keserakahan tersebut membuat kinerja salah satu tim menurun, yang pada akhirnya berdampak pada profit gabungan antar tim.

Karena naluri serakah dari salah satu pihak, akhirnya ibarat efek domino dampaknya akan beruntun. Hal ini bisa berupa apa saja, apakah itu harga nilai jual suatu barang, tarif kamar hotel, tarif jasa atau apa pun itu. Ketika sudah melewati beberapa tahap, dan tiap bagian tidak menarik keuntungan secukupnya, malah membuat mark up begitu besar di awal akan berakibat harga atau tarif yang kurang kompetitif dengan pihak luar.

Jika memang tidak memiliki diferensiasi yang khusus, tak ayal lagi sudah pasti orang enggan untuk membeli atau memakai jasa tersebut. Itu masih termasuk keserakahan yang jujur. Dampaknya sudah buruk.

Apalagi keserakahan yang dipraktekan dengan tidak jujur, misalnya korupsi. Ah , kalau sudah masuk ke topik ini agak malas. Bisa lebih banyak lagi yang tersinggung. Intinya jangan serakahlah, toh hanya dengan mengambil secukupnya kita masih bisa hidup. Ambil secukupnya saja, kalau namanya rejeki, tak kan jatuh miskin lah kalau tak serakah.

2 Responses to Cita-cita Luhur Teman Saya

  1. […] bisa minum sepuasnya dari gelas yang emang juga udah gue sediain. Hidup memang ga adil, ternyata jangan serakah itu cuma sebatas ajaran. Prakteknya? Hmm nanti dulu, gue masih cukup kecewa dengan berbagai […]

  2. Socrates says:

    Ternyata tokoh dalam tulisan ini murni seorang munafikšŸ™‚
    kasihan kau nak, sudah tertipu habis-habisan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: