I am Legend

legend.jpg

Film ini sangat Holywood sekali, kisah seorang pria yang satu-satunya dapat bertahan dari serangan virus ketika virus ciptaan manusia yang semula dibuat untuk tujuan baik memiliki efek yang diluar dugaan dan menyerang kota New York.

Opening film ini diawali dengan tayangan live di tv mengenai wawancara langsung dengan Dr. Kripper (Emma Thompson) yang menjelaskan mengenai virus hasil rekayasanya yang berfungsi untuk mengatasi penyakit kanker. Dia memaparkan bahwa virus tersebut sudah dapat mengobati beberapa pasien kanker.

Lalu adegan berganti ke peristiwa di mana kota New York begitu sepi, dan muncullah Robert Neville (Will Smith) dengan For Mustangnya dan didampingi sahabatnya Samantha. Lalu tiba-tiba banyak hewan-hewan berlarian dan ada seekor rusa yang dimangsa oleh macan. Selesai adegan tersebut dia kembali ke rumah perlindungannya, menutup seluruh rumahnya dan memandikan anjingnya.

Kemudian adegan flash back kembali ke kejadian di mana situasi kota New York masih dalam keadaan darurat. Beberapa warga yang ingin mengungsi harus melawati screening petugas-petugas yang memindai apakah mereka sudah terinfeksi atau belum. Anak dan istri Neville sudah berhasil menaiki helikopter, Sam tidak ikut, dia dibawa oleh Robert Neville yang bertugas mengatasi kondisi darurat tersebut. Namun sangat disayangkan ketika Neville berbalik, helikopter yang berisi anak dan istrinya tiba-tiba meledak.

Neville adalah satu-satunya yang selamat tidak terinfeksi, di rumahnya dia melakukan eksperimen untuk berusaha menemukan penangkal dari virus tersebut. Neville mengeset jam tangannya dengan alarm untuk mengingatkan jam-jam matahari mulai tenggelam. Pada pagi hari Neville berani berkeliaran di kota tersebut, karena baik hewan maupun manusia yang terinfeksi virus tidak tahan terhadap sinar atau cahaya matahari. Namun di tempat gelap makhluk yang terinfeksi tersebut benar-benar ganas dan agresif.

Di tengah kesepian, selain bercakap-cakap dengan Sam, Neville juga bercakap-cakap dengan manequin yang tersusun di sekitar toko CD. Dia berpura-pura seakan-akan manequin tersebut dapat berkomunikasi dengannya. Ketika Neville sedang asyik bermain golf di atas badan pesawat, perhatian Sam tiba-tiba beralih ke sesosok yang berlari menuju kegelapan. Mereka pun berhasil menemukan tempat persembunyian para makhluk tersebut. Adegan laga pun terjadi, walaupun sudah sangat mudah ditebak dengan versi ketegangan ala Holywood yang khas.

Sementara percobaan Neville terhadap tikus-tikus sudah membuahkan hasil, dan sudah waktunya untuk mencobanya pada manusia yang terinfeksi. Maka Neville pun menjebak salah satu mahkluk untuk keluar dari persembunyiannya menggunakan darahnya.

Di hari berikutnya, tidak disangka salah satu manequin berpindah tempat, Neville pun curiga dan mendekati manequin tersebut. Ternyata salah satu makhluk membalas membuat jebakan untuk Neville, dia tidak sadarkan diri hingga matahari sudah hampir tenggelam. Sam berusaha menyelamatkan Neville, namun walaupun akhirnya Neville selamat ternyata Sam terinfeksi. Diiringi salah satu lagu Bob Marley kesayangannya, terpaksa nyawa Sam berakhir di tangan Neville sendiri. Seperti sudah kehilangan akal, Neville nekat untuk keluar di malam hari dan berusaha membalaskan dendamnya. Hingga dia sendiri akhirnya terjebak di antar makhluk-makhluk tersebut. Dan sekali lagi seperti adegan Holywood yang menegangkan pada umumnya… pada keadaan terjepit tersebut, munculah penolong yang sok-sok membuat penonton bertanya-tanya, siapakah gerangan si penolong tersebut dan dari manakah asalnya.

Penyelamat Neville tersebut adalah seorang ibu, Anna (Alice Braga)  dan anaknya Ethan (Charlie Tahan). Dia bahkan menjahitkan luka Neville dan memasak sarapan. Namun karena sudah lama tidak berinteraksi dengan manusia, Neville tidak tahu bagaimana bersikap. Malam harinya terjadi pembalasan dari para makhluk malam terinfeksi, mereka menyatroni tempat bernaung Neville, menghancurkan rumahnya. Tempat perlindungan terakhir yang dituju oleh Neville, Anna dan Ethan adalah lab. Betapa tekejutnya mereka ketika melihat salah satu makhluk yang jadi bahan percobaan tenyata berangsur-angsur pulih. Dan seperti adegan Holywood pada umumnya lagi, terjadi suatu dilema… mereka terjepit, di satu sisi, para makhluk agresif sudah dapat menembus batas pertahanan mereka, padahal serum penyelamat sudah tersedia di tempat tersebut. Serum tersebut berisiko musnah jika para makhluk terinfeksi berhasil memporak-porandakan laboratorium. Solusi yang ditempuh Neville adalah menitipkan sample serum tersebut pada Anna dan Ethan untuk dibawa ke tempat pemukiman orang-orang yang selamat tidak terinfeksi. Sementara Neville harus mengorbankan dirinya untuk meledakkan dinamit tepat di tempat tersebut ketika para makhluk agresif berhasil menembus pertahanan.

Anna berhasil membawa serum ke tempat pengungsian, Neville mati sebagai pahlawan. Yah benar-benar suatu film laga khas Holywood… Satu-satunya yang menarik bagi saya adalah menonton keseksian badan Will Smith yang hampir menghiasi keseluruhan adegan film ini.

One Response to I am Legend

  1. proudofmyself says:

    Sunyi….terlalu lama Neville hanya sendiri bercakap-cakap sampe akhirnya bertemu manusia lain. My best scene from this movie is waktu Neville bisa mengucapkan dialog dalam film Shrek ketika Ethan sedang menonton. Plus penggemar Bob Marley kalo tidak suka dengan ceritanya bisa terhibur dengan beberapa lagu di dalam film ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: