Mengejar Mas-Mas

Biar http://www.sinema-indonesia.com ngasih rating satu kolor untuk film ini, gue tetap tergugah untuk nonton. Diawali adegan Shanaz (Poppy Savia) seorang remaja putri yang pulang pagi, karena takut kepergok, dia pura-pura mau jogging. Gayanya mirip gaya remaja-remaja Jepang, mungkin ada yang ingat cewe bisu Jepang di film Babel.

Sang ayah (Roy Marten) yang akhirnya ikutan jogging, malah harus nggendong Shanaz

yang ketiduran di jalan. Di rumah, ketika ibunya Shanaz ngomel, tiba-tiba sang ayah kena serangan jantung sampai meninggal. Setelah adegan dukacita, sempat ada cowo botak yang pernah jadi figuran di FTV “Juli di Bulan Juni”, fade to black agak lama, tulisan-tulisan… trus lanjut 8 bulan kemudian.

Si Ibu udah pacaran sama si oom-oom botak, omongan si Shanaz ke si botak bener-bener gaya Monty banget he he… Marah sama si Ibu, Shanaz kabur ke Yogya nyusul cowonya yang lagi naik gunung. Sampai di Yogya apa daya, si cowo susah dihubungi, jadilah petualangan Shanaz :p. Justru karena dikejar preman, Shanaz ketemu 2 orang baik hati yang menemaninya dalam berpetualang yaitu Ningsih (Dina Olivia), seorang pelacur dan Parno (Dwi Sasongko), seorang pengamen.

Waktu demi waktu dilewati bertiga, pandangan negatif di awal pertemuan berubah menjadi sikap toleran. Mungkin tadinya hikmah yang mau diambil gimana sikap seseorang setelah ditinggal orang yang dicintai. Ningsih jadi pelacur setelah ditinggal mati suami, Shanaz kabur dari rumah setelah ditinggal mati ayahnya dan Parno ditinggal mati adiknya.

Apa Shanaz ninggalin cowonya demi Parno? Apa Parno kembali ke Ningsih? Liat aja deh akhir cerita, daripada gue digebukin & ditimpukin orang gara-gara nyeritain akhir cerita kayak si Ningsih ditimpukin tetangga waktu ketahuan ternyata profesi dosen cuma kamuflase aja.

Audio film ini jelek banget hu hu hu… dibanding tim sinema-indonesia, gue lebih royal nilai film ini. Dari satu kolor, gue kasih satu bintang.

One Response to Mengejar Mas-Mas

  1. kangmas bayu montok says:

    gue suka film ini ndah…
    narsis dikit seh, karena gue orang jogja hehehe…
    tp bukan penghuni sarke(pasar kembang) lho…

    audio sama gambar jelek kalo gak salah karna shootnya pake kamera biasa (kali lho)
    gue juga suka ama soundtracknya terutama ‘ngayogyakarto’ ama ‘kosong’
    eh sama ‘aku mencintaimu’…
    ternyata monty tiwa bs nyanyi juga yah.???

    kalo mo lebih jelas klik aja http://www.mengejarmasmas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: