Pembajak DVD vs Robin Hood

Tadi pagi gue liat infotainment, beritanya ada Tamara Blezinsky diundang ke Kepolisian buat kampanye anti miras dan dvd bajakan. Dia bilang DVD bajakan merugikan rakyat Indonesia.

Gue agak bingung juga sih dengan statement tersebut. Setahu gue kalau yang dimaksud adalah insan perfilman Indonesia, rasanya Film Indonesia tidak pernah dibajak DVDnya. Kalau yang dimaksud para distributor film original, mungkin saja karena mereka memang dirugikan oleh para pembajak DVD tersebut. Tapi toh mereka masih punya pangsa pasarnya. Selebriti seperti Tamara Blazinsky pasti beli DVD original, Pejabat seperti Yusril I Mahendra pasti beli DVD original, dan para orang-orang kaya lain yang mementingkan kualitas dan prestis pasti beli DVD original.

Pembajak DVD itu seperti Robin Hood, dia memang maling, merugikan para bangsawan, tapi hasil curian tersebut dibagikan ke rakyat miskin. Melihat daya beli masyarakat Indonesia yang masih rendah, harga tiket bioskop yang tak terjangkau, maka DVD bajakan menjadi salah satu jawaban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kelas menengah ke bawah untuk hiburan. Para pembeli DVD bajakan memang otomatis dicap juga sebagai maling, karena mereka dianggap tidak menghargai karya cipta para pekerja seni.

Namun bagaimana bisa dicap tidak menghargai, para pembeli DVD bajakan justru menghargai karya tersebut dengan jalan menikmati hasil karya tersebut, tapi karena daya beli yang kurang, untuk makan saja susah, maka DVD bajakan yang harganya relatif murah 5000-6000 per keping bisa berperan sebagai air di kehausan akan hiburan.

Yah seperli layaknya Robin Hood, pembajak DVD memang menjadi perantara kegiatan permalingan itu. Bedanya pembajak DVD masih mengambil untung dengan selisih biaya proses produksi DVD bajakan yang rendah, dengan harga jual DVD ke masyarakat Indonesia. Jadi… mendingan harga DVD original dibikin lebih murah lagi dong… 10rb gitu per keping.. dengan selisih yang tipis pasti deh orang akan lebih milih yg original… Biar ga banyak Robin Hood Robin Hood amatiran gitu :p

posted on September 22, 2006

6 Responses to Pembajak DVD vs Robin Hood

  1. BuRuNG says:

    iyap sayang banget kalo bokep sebanyak itu dibakarin semua😦

  2. netconn says:

    Kejahatan tetap kejahatan, oleh siapapaun dan untuk apapun alasannya. Untuk memberantasnya perlu kerjasama dari berbagai pihak. Membuat suasana dan situasi yang kondusif untuk mereka mengais rejeki di bidang lainnya. Tidak semudah membalik tangan memang, namun sesuatu yang harus dilakukan. Dengan membuat situasi yang kondusif untuk jual beli VCD/DVD yang sesuai prosedur diperlukan kepekaan semua pihak. Dan untuk membuat para penjual yang ada sekarang bukan hal yang sulit, namun juga bukan hal yang mudah. Perlu banyak kerjasama dari berbagai pihak.

    Tapi buat apa sih nonton VCD/DVD kalau kerjaan sehari-hari saja sudah seabreg. Mana sempaattt…

  3. Kalo DVD luar negeri dibajak sih gpplah.. kan bule2 itu yg ga dpt royalti, ngga ngerugiin bangsa sendiri, hihihi tanduk muncul.. Kalo DVD/VCD indonesia kan lebih murah dibanding yg luar punya, jd beli aja yg asli ;p over all, setuju lah ama postingan pembajak dvd vs robin hood ini😀

  4. Metamorfosis says:

    waduh kacian, si pembajak2 itu diberi gelar Robin Hood Robin Hood amatiran😀

  5. hendry howser says:

    Kadang keadilan itu bukanlah suatu kebenaran.

  6. Andry says:

    hari geneee… nge-bajak ?

    *mungkin karena negara kita agraris kali yee.. makanya doyan nge-bajak*

    udah torrent aja.. paling cuman 2-3 hari download 400 MB file2 *.mkv..

    abis nonton ya delete… tidak ada dvd yang dibajak bukan… ?!

    gitu aja koq repot…😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: