<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Just A Thought</title>
	<atom:link href="http://roromendut.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roromendut.wordpress.com</link>
	<description>Metamorfosa dari www.roromendut.blogspot.com</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 02:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='roromendut.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Just A Thought</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://roromendut.wordpress.com/osd.xml" title="Just A Thought" />
	<atom:link rel='hub' href='http://roromendut.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Flying Like A Phoenix</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/06/05/flying-like-a-phoenix/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/06/05/flying-like-a-phoenix/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 04:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pray]]></category>
		<category><![CDATA[Wondering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=650</guid>
		<description><![CDATA[Kutipan  &#8221;That which does not kill us makes us stronger” dari Friedrich Nietzsche mungkin paling pas menggambarkan sosok Phoenix. Sang burung api tak mati-mati atau selalu bangkit kembali setelah terbunuh dalam kawah gunung api. Apa yang tidak membunuh kita akan membuat kita semakin kuat. Hal tersebut benar adanya. Melongok pada para tokoh-tokoh yang selamat dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=650&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/firephoenix.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-652" title="firephoenix" src="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/firephoenix.jpg?w=300&#038;h=179" alt="" width="300" height="179" /></a></p>
<p>Kutipan  &#8221;<span style="color:#000080;"><strong>That which does not kill us makes us stronger</strong></span>” dari Friedrich Nietzsche mungkin paling pas menggambarkan sosok Phoenix. Sang burung api tak mati-mati atau selalu bangkit kembali setelah terbunuh dalam kawah gunung api. Apa yang tidak membunuh kita akan membuat kita semakin kuat. Hal tersebut benar adanya. Melongok pada para tokoh-tokoh yang selamat dari pengalaman nyaris mati, biasanya mereka menjadi lebih kuat dan tak segan merangkul dan membantu sesama agar terhindar dari pengalaman buruk yang serupa.</p>
<p>Semalam saya membaca kisah hidup salah seorang musisi yang saya kagumi, yaitu Indra Qadarsih dari <a title="Kisah hidup seorang keyboardis" href="http://rejiaqubardinal.blogspot.com/2010/12/kisah-hidup-seorang-kiboyrdis-handal.html" target="_blank">blog salah seorang fansnya</a>. Beliau selamat dari beberapa pengalaman yang nyaris merenggut maut karena ketergantungannya pada narkoba. Tetapi kini Indra menjelma menjadi sosok yang relijius, tak segan membantu para musisi lain, atau bahkan kepada para fansnya sekalipun. Jika membaca twitternya akan sering terlihat ucapan “Selamat bahagia!”, maka energi positif dan racun-racun bahagia pun menyebar pada semua followernya. Sama sekali tidak terlihat sikap arogan atau sok ngartis, padahal prestasinya bukan main-main. Selain virus bahagia, kesadaran untuk terus bersyukur pun ditularkan olehnya. Kini dia pun hidup bahagia dengan dikaruniai istri dan anak.</p>
<p><span id="more-650"></span>Tak hanya Indra Qadarsih, ada beberapa sosok Phoenix lain yang menjelma menjadi hebat setelah terhindar dari maut. Salah satu sosok perempuan yang pernah juga terjerembab dalam dunia narkoba adalah Sekar Wulan Sari. Saya mengetahui cerita mengenai dara ini dari artikel <a title="Sekar Wulan Sari Fighting Addiction" href="http://www.thejakartapost.com/news/2010/02/02/sekar-wulan-sari-fighting-addiction.html" target="_blank">The Jakarta Post</a>. Tak hanya sekedar bangkit, Wulan pun mendirikan Stigma Foundation, suatu organisasi komunitas yang menyediakan jaringan dukungan bagi pengguna narkoba dan orang-orang yang ingin berhenti menjadi pecandu.</p>
<p>Tentu saja maut yang saya maksud tak hanya ancaman narkoba. Beberapa tokoh lain yang saya anggap menjadi lebih kuat ketika selamat dari pengalaman nyaris mati di antaranya adalah pengidap kanker. Dalam hal ini Rima Melati dan Dinda dapat menjadi contoh. Dinda Nawangwulan, baru saja saya baca profilnya pada Kompas Minggu, 5 Juni 2011 halaman 25. Sebagai survivor kanker payudara, dia mendirikan Pink Shimmer Inc, pusat advokasi untuk penyadaran tentang kanker payudara pada tahun 2009.</p>
<p>Saya yakin, ada banyak Phoenix lain yang belum saya ungkapkan di sini. Namun yang patut mendapat acungan jempol adalah tak hanya kekuatan yang diperoleh ketika mampu meniti kehidupan kembali. Tetapi keinginan untuk berbagi dan mencoba menopang kebangkitan phoenix-phoenix yang lain. Saya sendiri masih belajar dan ingin dapat mencapai kesuksesan dan berbagi kesuksesan tersebut pada banyak orang. Seperti juga mereka yang telah menjadi inspirasi saya.</p>
<p>Saat ini, mungkin saya masih dalam persembunyian saya. Mungkin saya masih sebagai phoenix yang berenang dalam api menuju pinggiran kawah gunung api sebelum akhirnya dapat kembali mengepakkan sayap dan terbang tinggi. Saya sendiri patut bersyukur tidak pernah tersentuh narkoba hingga kecanduan. Walaupun beberapa kali mengalami pengalaman tidak enak, karena sempat terjerumus jebakan politikus munafik yang menjujung azas premanisme. Tubuh hancur lebur akibat tindakan premanisme pun pernah dialami, dicekoki obat bius tingkat tinggi secara paksa pun pernah. Alhamdulillah tetap bisa pulih, dan semoga pulih total. Jangankan obat-obatan terlarang, obat flu sekalipun saya malas memakainya dan lebih mengandalkan minum jahe hangat demi penyembuhan flu. Saya pun patut bersyukur karena tidak pernah mengidap berbagai penyakit yang sukar disembuhkan seperti kanker. Tetapi mungkin semua orang akan memiliki kawah apinya sendiri. Dan percaya, ketika selamat dari kawah api tersebut, maka akan menjelma menjadi lebih hebat dan kuat. <em><strong>&#8220;That which does not kill us makes us stronger”</strong></em>. Tak perlu menanam kebencian atau dendam pada yang memasukkan kita ke kawah api, tetapi berpikir untuk bangkit dan menyebarkan semangat untuk membangun kehidupan yang lebih hebat menjadi lebih penting.</p>
<p>Kembali pada kasus Indra Qadarsih, kesuksesan yang diperoleh begitu cepat terkadang malah memabukkan jika tidak disertai rasa syukur (berdasarkan <a title="Kisah Hidup Seorang Keyboardis Handal" href="http://rejiaqubardinal.blogspot.com/2010/12/kisah-hidup-seorang-kiboyrdis-handal.html" target="_blank">blog</a> yang saya baca). Dahulupun ketika berbagai prestasi, baik dari sisi akademis maupun karir datang begitu saja, rasanya tak pernah saya merasa bersyukur. Justru rasa syukur terus saya panjatkan ketika pelan-pelan berusaha bangkit dari dalam kawah api. Memang tak dapat dipungkiri prestasi terdahulu pun tentunya menjadi modal. Sehingga ketika orang berusaha menenggelamkan kita semakin dalam pada kawah itu, niscaya usahanya tidak akan berhasil jika memiliki semangat untuk bangkit. Alhamdulillah, berbagai kesempatan pun banyak berdatangan begitu saja. Juga support yang justru hadir dari idola sendiri semakin menguatkan semangat.</p>
<p>Jadi bagi yang sedang tenggelam dalam kawah api, bangkitlah dan menjelma menjadi Phoenix! Kepakkan sayap untuk terbang setinggi mungkin. Terkadang tempaan berupa guncangan dan cobaan dalam kehidupan justru menambah warna dan lebih membuat kekebalann serta kematangan jiwa seseorang. Mengutip lagu “The Beast” – Edane:</p>
<blockquote><p><strong><em>Screaming like a demon</em></strong></p>
<p><strong><em>Shaking to the thunder beat</em></strong></p>
<p><strong><em>Flying like an eagle</em></strong></p>
<p><strong><em>Sweet bloodsucker smile</em></strong></p>
<p><strong><em>Who cares what people say</em></strong></p>
<p><strong><em>Yeah.. I am the Beast</em></strong></p>
<p><strong><em>Walking in the black rain</em></strong></p>
<p><strong><em>Covered by the sad night</em></strong></p>
<p><strong><em>I know  I wasn’t born</em></strong></p>
<p><strong><em>To be a bad loser</em></strong></p>
<p><strong><em>Facing Bloody life with my burning heart</em></strong></p>
<p><strong><em>Don’t ask me to stop singing my own song</em></strong></p>
<p><strong><em>Nobody knows</em></strong></p>
<p><strong><em>You’d better shut your dirty mouth</em></strong></p>
<p><strong><em>Uuuu</em></strong></p>
<p><strong><em>High, I feel so high</em></strong></p>
<p><strong><em>Moving away</em></strong></p>
<p><strong><em>Crashing into the wide sea of fire</em></strong></p>
<p><strong><em>High, I feel so high</em></strong></p>
<p><strong><em>Flying away</em></strong></p>
<p><strong><em>Crossing the dark street of desire</em></strong></p>
<p><a href="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/phoenixreborn.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-653" title="phoenixreborn" src="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/phoenixreborn.jpg?w=300&#038;h=297" alt="" width="300" height="297" /></a></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/650/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=650&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/06/05/flying-like-a-phoenix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/firephoenix.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">firephoenix</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/06/phoenixreborn.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">phoenixreborn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>No String Attached</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/07/no-sting-attached/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/07/no-sting-attached/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 14:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=641</guid>
		<description><![CDATA[Mari memulai pagi ini dengan film picisan. Film ini layak ditonton muda-mudi yang masih yakin dengan adanya cinta. Layaknya film percintaan pada umumnya, alur film begitu mudah ditebak. Begitu pula adegan-adegan konyol yang menggelitik, khas film komedi cinta biasa. Tak membutuhkan intelegensia tinggi dan keseriusan untuk menonton film ini. Semuanya begitu ringan untuk dinikmati tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=641&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/nostring-attached.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-643" title="nostring attached" src="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/nostring-attached.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Mari memulai pagi ini dengan film picisan. Film ini layak ditonton muda-mudi yang masih yakin dengan adanya cinta. Layaknya film percintaan pada umumnya, alur film begitu mudah ditebak. Begitu pula adegan-adegan konyol yang menggelitik, khas film komedi cinta biasa. Tak membutuhkan intelegensia tinggi dan keseriusan untuk menonton film ini. Semuanya begitu ringan untuk dinikmati tanpa berpikir. Padahal dua bintang ternama, yaitu Ashton Kutcher dan Natalie Portman yang memerankan kedua tokoh utama. Bahkan Natalie Portman meraih piala Oscar untuk film Black Swan sebagai pemeran wanita terbaik.</p>
<p>Sekilas isi cerita menggambarkan persahabatan antara seorang anak laki-laki dan perempuan. Si laki-laki adalah anak seorang movie maker, dan si anak perempuan, merupakan gadis kecil culun dari keluarga yang biasa-biasa saja. Ketika menginjak sudah memasuki masa kuliah, mereka pun secara tak sengaja dipertemukan kembali. Emma mengajak Adam untuk menemaninya ke suatu acara konyol, yang ternyata adalah pemakaman ayahnya. Dia sendiri tak ada rasa sedih atau kehilangan layaknya seorang anak kehilangan orang tua. Berbeda dengan ibunya yang tampak begitu rapuh.</p>
<p><span id="more-641"></span></p>
<p>Pada masa awal-awal mereka memulai karir. Adam (Ashton Kutcher) bekerja di dunia pertelevisian (duh gue banget yak :p) dan Emma (Natalie Portman) sudah mulai praktek sebagai dokter magang di RS. Mereka pun sempat berpapasan kembali, Adam sedang bersama pacarnya dan saling bertegur sapa sekenanya. Tragedi mulai timbul ketika Adam ditinggal pacarnya dan mengetahui bahwa sang pacar lebih memilih ayah Adam sebagai pendamping hidupnya. Berbagai adegan kocak pun mulai ditampilkan, mulai dari Adam yang menangis meraung-raung dan mencari perempuan mana pun kenalannya yang bersedia ditiduri. Dalam keadaan mabuk dia pun menghubungi perempuan yang ada dalam daftar kontak ponselnya satu per satu.</p>
<p>Tentu saja banyak penolakan yang terjadi. Hingga akhirnya ada satu perempuan yang bersedia disatroni. Sayangnya karena kondisinya yang sedang mabuk, keesokan paginya dia tidak tahu siapa sebenarnya wanita yang dia hubungi. Dia pun sempat dikerjai oleh teman-teman Emma, karena dalam kondisi bugil, justru orang-orang yang berseliweran di apartemen tersebut adalah teman-teman kedokteran Emma yang terdiri dari 2 wanita dan 1 pria homo. Emma sendiri belum muncul. Adam tentu saja bingung, karena tidak ada satu pun orang yang dia kenal ketika awal-awal siuman.</p>
<p>Ketika Emma muncul, mereka pun mulai intens berkomunikasi kembali. Tetapi Emma sendiri menetapkan perjanjian, bahwa tidak ada hubungan cinta antara mereka berdua, hanya sekedar seks saja. Mereka menyebutnya teman seks. Sayangnya Adam bukanlah tipe pria seperti itu. Dia menginginkan hubungan yang normal seperti kencan atau bersenang-senang dalam hal lain (sama gue aja aturan *mupeng*). Karena Adam mulai melanggar perjanjian awal, maka Emma pun memutuskan hubungan mereka. Sayangnya satu sama lain pun mulai merasa kehilangan.</p>
<p>Rasa kehilangan Emma makin terasa menjelang pernikahan adiknya. Ketika adiknya menyarankan Emma untuk kembali menyusul Adam. Justru dia melihat Adam sedang bersama perempuan lain. Padahal Adam sendiri tidak terlalu nyaman dengan kehadiran rekan kerjanya tersebut. Untunglah di saat yang sama keadaan darurat terjadi. Ayahnya tiba-tiba jatuh sakit karena eksperimen mengkonsumsi narkoba dengan mantan pacar Adam.</p>
<p>Layaknya film-film Hollywood, film ini berakhir bahagia. Mereka berdua bertemu kembali di sekitar rumah sakit. Standar film picisan, tidak terlalu berbobot layaknya membaca novel chicklit :p</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/641/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/641/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=641&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/07/no-sting-attached/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/nostring-attached.jpg?w=202" medium="image">
			<media:title type="html">nostring attached</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Season of the Witch</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/season-of-the-witch/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/season-of-the-witch/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 15:40:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya gue nonton film Season of the Witch ini sekitar pertengahan Januari lalu. Selepas dari jenuh menyusun salah satu buku. Bersama dengan senior idaman *halah penting banget ya, diceritain*. Seperti biasa, gue nonton film tanpa membaca resensi terlebih dahulu, agar lebih dapat mengikuti keinginan sang sutradara menggiring penontonnya. Jadi sebelum nonton, gue pikir film ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=638&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/seasonofthewitch.jpg"><img class="aligncenter" title="SeasonOfTheWitch" src="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/seasonofthewitch.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Sebenarnya gue nonton film Season of the Witch ini sekitar pertengahan Januari lalu. Selepas dari jenuh menyusun salah satu buku. Bersama dengan senior idaman *halah penting banget ya, diceritain*. Seperti biasa, gue nonton film tanpa membaca resensi terlebih dahulu, agar lebih dapat mengikuti keinginan sang sutradara menggiring penontonnya. Jadi sebelum nonton, gue pikir film ini ada hubungannya dengan The Sorcerer&#8217;s Apprentice yang juga dibintangi oleh Nicolas Cage. Tetapi ternyata tidak ada kaitannya sama sekali.</p>
<p>Film ini mengambil setting abad 14. Dimana penyihir menjadi masalah yang sensitif. Setiap orang yang dicurigai sebagai penyihir akan langsung dieksekusi mati, tanpa pengadilan yang manusiawi. Kalau di Indonesia layaknya pembantaian orang yang dicurigai sebagai PKI pada jaman Orde Baru atau pemberantasan aliran-aliran yang dianggap sesat seperti Eden dan Ahmadiyah mungkin *tuh melenceng lagi kan reviewnya*.</p>
<p><img title="More..." src="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-638"></span></p>
<p>Alur film ini agak sukar ditebak, penonton akan digiring untuk menduga-duga apakah penyihir itu ada atau tidak. Berawal di masa pembasmian penyihir yang tak pandang bulu. Bahkan perempuan dan anak-anak pun dibunuhi jika suatu perkampungan dianggap dipenuhi penyihir. Namun ada seorang ksatria kerajaan yang merasa bersalah saat membunuh seorang wanita di suatu desa. Maka dia pun membelot. Behmen (Nicolas Cage) namanya, memutuskan untuk desersi. Sahabat setianya, Felseon (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0000579/">Ron Perlman</a>) memutuskan untuk turut menemaninya.</p>
<p>Desersi merupakan suatu kejahatan, untuk itu harus ada ganjarannya. Maka ketika ketahuan sebagai pasukan yang desersi mereka berdua pun dikurung dalam suatu tahanan. Dalam tahanan tersebutlah, mereka bertemu dengan seorang gadis kecil yang dituduh sebagai penyihir. Gadis kecil tersebut begitu ganas. Namun ternyata, justru mereka berdua yang sanggup menangani si gadis. Sehingga kedua ksatria tersebut ditugaskan untuk mengiringi perpindahan gadis kecil itu ke suatu tempat, dimana ada buku terakhir yang berisi mantera untuk memusnahkan penyihir.</p>
<p>Sepanjang perjalanan dipenuhi dengan teka-teki, apakah dia gadis biasa? Ataukah memang dia penyihir? Selain itu, beberapa pendeta dan putra altar yang mengiringi pun juga mengandung teka-teki. Apakah benar si pendeta telah memperlakukan si gadis dengan tidak senonoh? Akan lebih seru jika menonton langsung film ini. Akhir film begitu mengharukan dan tak terduga.</p>
<p>Psst&#8230; buat yang sempat baca blog gue yang judulnya Midnight Cupid at McD, ini film yang gue tonton sebelum akhirnya makan di parkiran McD itu lho.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/638/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=638&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/season-of-the-witch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/seasonofthewitch.jpg?w=202" medium="image">
			<media:title type="html">SeasonOfTheWitch</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>?</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/635/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/635/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 13:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Pro kontra film &#8220;?&#8221; garapan Hanung Bramantyo yang banyak digembar-gemborkan televisi maupun Twitter, akhirnya membuat gue penasaran untuk nonton. Apalagi konon katanya sempat menyinggung Banser (Barisan ANsor SERbaguna), walaupun belakangan FPI yang mendemo film ini. Lho kok makin blur ya? Tapi setelah gue nonton film ini, kok rasanya datar aja ya.. kayaknya lempeng gak ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=635&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/tandatanya.jpg"><img class="aligncenter" title="tandatanya" src="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/tandatanya.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Pro kontra film &#8220;?&#8221; garapan Hanung Bramantyo yang banyak digembar-gemborkan televisi maupun Twitter, akhirnya membuat gue penasaran untuk nonton. Apalagi konon katanya sempat menyinggung Banser (Barisan ANsor SERbaguna), walaupun belakangan FPI yang mendemo film ini. Lho kok makin blur ya? Tapi setelah gue nonton film ini, kok rasanya datar aja ya.. kayaknya lempeng gak ada yang istimewa. Nggak ada yang perlu diprotes, tapi nggak ada yang bikin film ini jadi sangat menarik. Malah timbul kecurigaan gue kalo kontroversi yang timbul bisa-bisanya si Hanung aja.</p>
<p>Awalnya penonton dibuat meraba-raba karakter dan kehidupan setiap tokohnya. Rika, seorang ibu yang pindah agama dari Islam menjadi Katolik. Dari awal film sebenarnya tidak dijelaskan faktor apa yang menyebabkannya berpindah. Namun persepsi penonton digiring seolah-olah Rika pindah agama karena suaminya ingin berpoligami. Ini pun gue baca dari salah satu <a title="Muslimah Web" href="http://www.muslimah.web.id/tanda-tanya-hanung-bramantyo">blog</a> yang mebahasakannya menjadi &#8220;Murtad karena poligami&#8221;. Itu bahasa dia ya bukan gue, katanya tindakan Rika tidak logis. Walaupun bagi gue sih logis-logis aja, setiap orang kan berbeda-beda, tindakan Rika masih bisa dibilang logis ketimbang alur cerita sinetron. Toh gue pun sempat benar-benar muak sama agama yang membolehkan poligami. Walaupun sekarang gue anggap hukum itu bisa-bisanya aja orang kegatelan yang mau melintir hukum agama.</p>
<p><span id="more-635"></span></p>
<p><img title="More..." src="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p>Karakter lain adalah Surya, sahabat Rika. Seorang muslim yang mau berperan sebagai Yesus pada pementasan perayaan natal. Hal ini juga diprotes di <a title="Muslimah Web" href="http://www.muslimah.web.id/tanda-tanya-hanung-bramantyo">blog Muslimah</a>, kalau menurut saya padahal wajar saja. Toh aktor profesional pun bisa berperan sebagai apa saja. Benar apa yang dijelaskan pada film ini, bahwa selama tidak merugikan orang lain hal tersebut sah-sah saja. Toh bagi saya lebih berdosa anggota DPR yang menipu rakyat, omong manis di depan agar dipilih. Ternyata hanya bisa menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan pribagi. Kedok saja semua. Kenapa juga dana besar yang ada tidak dimanfaatkan untuk membuat berbagai program-program bermanfaat bagi rakyat.</p>
<p>Hal lain yang diprotes pada <a title="Muslimah Web" href="http://www.muslimah.web.id/tanda-tanya-hanung-bramantyo">blog Muslimah</a> adalah seorang Muslimah yang bekerja di tempat tidak halal. Entah apa yang dimaksud dengan tempat tidak halal oleh penulis <a title="Muslimah Web" href="http://www.muslimah.web.id/tanda-tanya-hanung-bramantyo">blog</a> tersebut. Toh tempat usaha tersebut tidak melakukan pencurian atau kecurangan lain. Kalau tempat menjual makanan haram bagi agama tertentu dianggap tempat haram, cukup angkat tangan saja deh gue. Sepertinya banyak tuh perempuan berjilbab yang kerja di tempat aborsi, perusahaan yang melakukan korupsi, perusahaan yang membuang limbah ke lingkungan, perusahaan yang membuat satu kawasan tenggelam oleh lumpur. Nah, apakah tempat tersebut aneh untuk menjadi tempat mata pencaharian muslimah berjilbab? *doh mulai melenceng nih gue*</p>
<p>Nah, justru yang menjadi pertanyaan besar bagi gue di film ini adalah &#8220;Bagaimana sih cara seleksi Banser?&#8221;. Soleh, suami Menuk, adalah orang yang agak rasis. Cenderung menjauhi Cina dan agama lain. Bahkan tidak paham betul visi dan misi Banser, tapi kok bisa jadi anggota Banser? Bagaimana itu proses seleksinya. Malah sempat membuat gaduh segala saat bertugas mengamankan perayaan Paskah. Walaupun pada akhirnya si Soleh berkorban mengeluarkan bom dari gereja saat perayaan Natal.</p>
<p>Kelemahan terbesar di film ini bagi saya adalah penggunaan logat. Berlatarkan lokasi di Semarang, tapi satu-satunya yang fasih memakai aksen Semarang justru hanya aktor pembantu yang tampil satu scene saja. Aksen Cina Semarang digunakan teman Hendra di salah satu adegan diskusi. Hendra kadang-kadang memakai aksen Semarang, walaupun lebih banyak pakai aksen Jogja. Selebihnya tanpa aksen atau malah memakai aksen Jogja. Sangat disayangkan hal tersebut juga dilakukan oleh Hengky Sulaiman yang merupakan aktor senior. Berperan sebagai pengusaha restoran Cina Semarang, sama sekali tak ada logat Cina Semarang di dalamnya.</p>
<p>Sempat terpikir, kenapa ya Hanung atau istrinya nggak membayar lebih pada si aktor pembantu yang fasih memakai aksen Cina Semarang untuk mengajari aktor dan aktris lain mengucapkan dialog dengan aksen Semarang.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/635/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=635&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/635/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/tandatanya.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">tandatanya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doubt</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/doubt/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/doubt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 08:43:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum film &#8220;Julie &#38; Julia&#8221;, ternyata Amy Adams dan Meryl Streep juga pernah berakting bareng di film &#8220;Doubt&#8221;. Film ini mendapat 5 nominasi piala Oscar dan 5 nominasi Golden Globe. Berlatarkan suasana sekolah Katolik di Bronx pada tahun 1964, dimana isu ras masih menjadi hal yang sensitif. Meryl Streep berperan sebagai Suster Aloysius Beauvier, seorang kepala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=632&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/doubt.jpg"><img class="aligncenter" title="Doubt" src="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/doubt.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Sebelum film <a title="Julie &amp; Julia" href="http://roromendut.wordpress.com/2010/03/21/julie-julia/" target="_blank">&#8220;Julie &amp; Julia&#8221;</a>, ternyata <a title="Amy Adams" href="http://www.imdb.com/name/nm0010736/" target="_blank">Amy Adams</a> dan <a title="Meryl Streep" href="http://www.imdb.com/name/nm0000658/" target="_blank">Meryl Streep </a>juga pernah berakting bareng di film &#8220;Doubt&#8221;. Film ini mendapat 5 nominasi piala Oscar dan 5 nominasi Golden Globe. Berlatarkan suasana sekolah Katolik di Bronx pada tahun 1964, dimana isu ras masih menjadi hal yang sensitif. <a title="Meryl Streep" href="http://www.imdb.com/name/nm0000658/" target="_blank">Meryl Streep</a> berperan sebagai Suster <a href="http://www.imdb.com/character/ch0109763/">Aloysius Beauvier</a>, seorang kepala sekolah dengan disiplin yang ketat cenderung kolot. Banyak murid yang takut dengan kedisiplinannya. Sebaliknya <a title="Amy Adams" href="http://www.imdb.com/name/nm0010736/" target="_blank">Amy Adams</a> memainkan tokoh Suster James, yang berperangai lemah lembut.</p>
<p>Konflik pada film terjadi ketika Suster James mencurigai Pastur Flynn (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0000450/">Philip Seymour Hoffman</a>) melakukan pelecehan seksual pada salah satu murid. Walaupun Suster James sering dikritik oleh Suster Aloysius Beauvier mengenai caranya mengajar yang penuh toleransi, namun Suster James masih mau menceritakan kecurigaannya tersebut pada Suster Aloysius Beauvier. Tetapi dia menyatakan bahwa itu hanya sebatas kecurigaan, karena dia sendiri tidak pernah melihat kejadian atau bukti nyata.</p>
<p><img title="More..." src="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-632"></span></p>
<p>Entah kenapa, justru Suster Alyosius Beauvier sangat yakin terhadap adanya penyimpangan yang dilakukan oleh Pastur Flynn. Dia pun mulai menyelidiki. Apalagi anak yang diduga menjadi sasaran pelecehan adalah seorang anak berkulit hitam yang cenderung tidak punya teman di sekolah. Meeting tertutup antara Suster Aloysius, Suster James dan Pastur Flynn pun dilakukan. Demi mendapatkan pengakuan langsung dari pastur Flynn. Tentu saja sang Pastur mengelak. Suster James pun mempercayai perkataan Pastur, namun justru Suster Aloysius tetap curiga.</p>
<p>Suster Aloysius dikenal sangat ketat dalam mendisiplinkan tata tertib, murid tidak boleh berkuku panjang, mendengarkan musik di kelas, mengenakan jepit rambut yang mempercantik penampilan, menggunakan pulpen modern dan lain-lain. Sebaliknya Suster James dan Pastur Flynn lebih toleran terhadap hal tersebut. Maka dari itulah Suster James jadi justru mencurigai Suster Aloysius yang ingin menyingkirkan Pastur Flynn karena gayanya tidak kolot dan bersikap lebih modern.</p>
<p>Saat Suster James sedang melakukan cuti karena saudaranya sakit. Sekali lagi terjadi friksi langsung antara Suster Aloysius dan Pastur Flynn. Bahkan dia sempat mengatakan telah menyelidiki seluruh latar belakang Pastur Flynn yang pernah bermasalah sebelumnya. Dia pun tetap memaksa Pastur Flynn untuk mengundurkan diri. Mendengar gertakan Suster Aloysius tersebut, entah kenapa tiba-tiba Pastur Flynn menyerah untuk mundur. Pada saat khotbah terakhirnya pun tampak suasana haru karena banyak jemaat yang merasa kehilangan Pastur Flynn.</p>
<p>Tetapi apakah benar Pastur Flynn melakukan pelecehan. Melihat anak yang dianggap menjadi korban pun terlihat begitu kehilangan. Suster James menyatakan kekagumannya pada Suster Aloysius yang bisa begitu yakin terhadap kelakuan Pastur Flynn. Bahkan Suster James yang pertama kali curiga pun diliputi penuh keraguan, dan akhirnya percaya bahwa Pastur Flynn tidak bersalah. Apakah memang tidak pernah ada keraguan yang menjangkiti Suster Aloysius? Pada akhir film ini, Suster Aloysius pun memaparkan perasaannya.</p>
<p>Cerita pada film ini cukup sederhana. Sekilas bermain pada konflik batin. Masalah pembuktian dan pencarian kebenaran demi menghilangkan keraguan terkemas di sini. Dan betapa mengerikannya jika suatu kecurigaan yang sudah tersebar itu ternyata cuma sebatas gosip. Ketika semuanya telah menyebar, maka akan sulit untuk memulihkannya kembali. Tapi toh tak ada yang mendapatkan ganjaran di sini. Pastur Flynn pindah justru mendapat promosi untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=632&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/06/doubt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/doubt.jpg?w=202" medium="image">
			<media:title type="html">Doubt</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dogma</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/04/dogma/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/04/dogma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 02:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana jika ternyata Yesus keturunan kulit hitam dan Tuhan adalah perempuan? Eits, jangan marah dulu atau menuduh penistaan agama. Hal ini ada dalam film Dogma. Film komedi yang banyak bertaburan bintang ini dijamin akan mengocok perut, syaratnya tidak memiliki fanatisme brutal terhadap suatu agama. Walau konyol, tetapi ada juga nasehat bijak yang terkandung dalam film. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=624&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/dogma.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-625" title="Dogma" src="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/dogma.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Bagaimana jika ternyata Yesus keturunan kulit hitam dan Tuhan adalah perempuan? Eits, jangan marah dulu atau menuduh penistaan agama. Hal ini ada dalam film Dogma. Film komedi yang banyak bertaburan bintang ini dijamin akan mengocok perut, syaratnya tidak memiliki fanatisme brutal terhadap suatu agama. Walau konyol, tetapi ada juga nasehat bijak yang terkandung dalam film. Malah mirip dengan pernyataan yang dikutip di film Tanda Tanya garapan Hanung. Intinya tidak ada agama yang paling benar, yang penting manusia memiliki kepercayaan dan meyakininya sepenuh hati.</p>
<p>Film ini diisi oleh bintang-bintang ternama, Alanis Morisette sebagai Tuhan, Alan Rickman sebagai Metatron (pembawa pesan Tuhan), Ben Affleck, Matt Damon, Chris Rock, Salma Hayek, Jason Lee dan masih banyak lagi.</p>
<p><span id="more-624"></span></p>
<p>Bartleby (Ben Affleck) dan Loki (Matt Damon) adalah malaikat yang diblokir dari surga. Kemudian keduanya dibuang ke tempat yang lebih buruk dari neraka, yaitu Wisconsin. Loki adalah malaikat maut, selama di bumi, dia meneruskan tugasnya dengan membunuhi para pendosa. Termasuk orang yang berselingkuh dan para petinggi dalam perusahaan yang menciptakan tokoh kartun populer. Dia menganggap pemujaan terhadap tokoh kartun merupakan penistaan terhadap Tuhan, karena hanya Tuhan yang wajib dipuja. Ehm, jadi inget ormas di Indonesia :p</p>
<p>Tiba-tiba terbersit ide cara untuk kembali ke surga, yaitu dengan menyambangi gereja gaya baru. Konon dengan memasuki gereja tersebut pada perayaan tertentu, maka seluruh dosa akan diampuni. Hal inilah yang akan dicegah, karena dengan mereka menyusup kembali ke surga akan membuktikan bahwa Tuhan bisa membuat kesalahan. Sehingga dapat menghapus eksistensi dunia.</p>
<p>Misi mencegah dua malaikat kembali ke surga ini harus diemban oleh Bethany (Linda Fiorentino). Seorang wanita yang bekerja di klinik aborsi, rajin ke gereja, namun tak meyakini agamanya. Dia mengalami krisis kepercayaan sejak suaminya meninggalkannya karena penyakit yang merusak uterus tidak memungkinkannya memiliki anak. Dalam menjalankan misi tersebut, Bethany didampingi oleh dua orang nabi yaitu Jay (Jason Mewes) dan Silent Bob (Kevin Smith). Sosok Jay adalah remaja urakan yang gemar berkata-kata kasar, sedangkan Silent Bob hampir tak pernah bicara.</p>
<p>Ketika mobil Bethany dirusak oleh Jay yang tidak becus nyetir maka sempat terjadi perselisihan. Jay pun memaki “Tak mungkin ada orang jatuh begitu saja dari langit”. Maka tiba-tiba jatuhlah Rufus (Chris Rock) yang mengaku sebagai Rasul ke 13. Namanya tidak pernah dicantumkan di AlKitab karena dia berkulit hitam. Sebagai imbalan dalam membantu Bethany, dia ingin memastikan namanya disebut dalam AlKitab dan diungkapkan bahwa Yesus juga berkulit hitam.</p>
<p>Di perjalanan mereka sempat mengunjungi tempat hiburan penari telanjang. Di tempat itulah mereka bertemu dengan salah satu stripper yang ternyata adalah Serendipity (Salma Hayek). Walau dalam nuansa cerita yang konyol, ketika Bethany bertanya pada Serendipity. Jadi sebenarnya agama apa yang paling benar menurut Tuhan? Jawabannya tak ada yang paling benar, yang terpenting adalah manusia memiliki kepercayaan dan meyakini sepenuhnya.</p>
<p>Ternyata petualangan Bethany mencegah para malaikat menuju gereja juga  dihalangi oleh Azrael (Jason Lee). Azrael adalah setan yang ingin membasmi keturunan Yesus. Bethany sendiri terpilih menjalankan misi tersebut karena disinyalir merupakan keturunan Yesus. Cerita makin aneh? Bagi orang yang tidak punya fanatisme agama tertentu, film ini terasa konyol dan lucu. Tapi toh film ini tak pernah menimbulkan pro-kontra atau bahkan dicekal di jamannya. Jadi sepertinya aman kok nonton film ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/624/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=624&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/04/dogma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roromendut.files.wordpress.com/2011/05/dogma.jpg?w=202" medium="image">
			<media:title type="html">Dogma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Satu Jam Saja</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/satu-jam-saja/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/satu-jam-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 15:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya tertarik nonton film ini gara-gara sampul cover dua cowo tampan idaman, Vino G Bastian yang berbadan seksi dan Andhika Pratama dengan tampangnya yang imut-imut. Alhasil niat terhibur, malah jadi terisak-isak sedih. Film ini bercerita tentang persahabatan tiga insan manusia yang berakhir tragis. Gadis (Revalina S. Temat), Andika (Vino G. Bastian) dan Hans (Andhika Pratama) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=621&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/satujamsaja.jpg"><img class="aligncenter" title="satujamsaja" src="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/satujamsaja.jpg?w=212&#038;h=300" alt="" width="212" height="300" /></a></p>
<p>Tadinya tertarik nonton film ini gara-gara sampul cover dua cowo tampan idaman, Vino G Bastian yang berbadan seksi dan Andhika Pratama dengan tampangnya yang imut-imut. Alhasil niat terhibur, malah jadi terisak-isak sedih. Film ini bercerita tentang persahabatan tiga insan manusia yang berakhir tragis. Gadis (Revalina S. Temat), Andika (Vino G. Bastian) dan Hans (Andhika Pratama) awalnya saling bersahabat. Begitu pun kedua orang tua Gadis dan Andika.</p>
<p>Entah apakah ada cinta sepasang insan manusia di antara para sahabat itu atau tidak. Ketika Hans dan Gadis dalam suatu misi memberikan kabar gembira mengenai beasiswa yang diraih oleh Andika. Malah terjadi suatu musibah. Hans mengambil kesempatan saat sedang berdua di perjalanan. Hingga akhirnya Gadis pun hamil. Sempat kebingungan, kabur dari rumah dan berencana menggugurkan kandungan.</p>
<p><span id="more-621"></span></p>
<p><img title="More..." src="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Andika yang baru mengetahui perihal Gadis hamil pun sebisa mungkin mencoba mengatasi permasalahan. Mencari Hans, agar dia mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun Hans terlalu pengecut, melarikan diri begitu saja. Seolah ingin lari dari kenyataan. Padahal toh dia belum ada tanggungan. Gadis pun tak menagih apa pun pada Hans, bahkan ingin mengambil jalan keluar sendiri. Entah kenapa pada bagian ini pun gue udah terisak terharu, nggak biasa-biasanya gue tersentuh nonton film Indonesia. Syukurlah ada seorang pangeran yang bersikap ksatria, Andika pun merelakan tak mengambil beasiswa. Mengorbankan masa depannya sendiri untuk menanggung hal yang sebenarnya bukan tanggung jawabnya. Andika menikahi Gadis. Tak dinyana, ternyata Andika mencintai Gadis, sekalipun hati Gadis tidak untuknya.</p>
<p>Ihiks ihiks.. seandainya.. seandainya ada sosok Andika itu di hidup gue.. halah jadi curhat colongan :p. Sebagai kepala keluarga, maka Andika pun berusaha mencari nafkah untuk Gadis. Terlihat beberapa adegan agak konyol ketika mereka agak kaku dalam berkomunikasi. Seperti perubahan kata ganti, dari &#8220;lo-gue&#8221; menjadi &#8220;kamu-aku&#8221;. Bagaimana dengan Hans? Ternyata dia pun tak semonster yang kita kira. Dia sebenarnya juga kalut dan bingung harus mengambil langkah apa, toh usianya juga terlalu muda. Penyesalan melanda dirinya. Beda mungkin ya sama oom2 pengecut yang pergi gitu aja ketika menghamili anak orang, melengos dari tanggung jawab. *Semoga Tuhan membalasnya*. Doh, ulasan gue makin di luar konteks nih. Intinya sih Hans, pengen membayar kesalahannya dan mengambilalih tanggungjawab dari Andika.</p>
<p>Alur film terasa lambat, dengan beberapa adegan yang terkadang terasa loncat sana loncat sini. Seperti ketika si Hans tiba-tiba diperbolehkan masuk ke ruang perawatan Gadis sudah lengkap dengan kostum ruang steril. Masalahnya, dia kan bukan keluarga atau kerabat yang bisa seenaknya masuk begitu saja. Tapi nggak tau juga sih, persisnya peraturan di RS :p</p>
<p>Banyak aktris-aktris wanita senior yang turut meramaikan film ini, seperti Rima Melati, Marini, dan Widyawati. Asyiknya film ini terasa lebih mengharukan dengan akhir yang tidak happy ending. Sampai mati pun, Gadis tidak pernah mencintai Andika satu jam saja. Padahal lelaki itu sudah banyak berkorban baginya. Tragis, tapi menyentuh&#8230; tidak terlalu buruklah untuk suatu film Indonesia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/621/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/621/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=621&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/satu-jam-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/satujamsaja.jpg?w=212" medium="image">
			<media:title type="html">satujamsaja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suck Seed</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/suck-seed/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/suck-seed/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 06:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Setelah absen beberapa lama, akhirnya gue ngeblog dan bikin review film lagi. Dengan wajah blog yang baru dan url yang baru tentunya. Review film pertama setelah lama absen bukan film Indonesia atau film barat. Suck Seed adalah film abg Thailand (nontonnya juga bareng abg :p). Alur film ini memang standar film abg, tentang cinta yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=617&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/suckseed.jpg"><img class="aligncenter" title="SuckSeed" src="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/suckseed.jpg?w=150&#038;h=214" alt="" width="150" height="214" /></a></p>
<p>Setelah absen beberapa lama, akhirnya gue ngeblog dan bikin review film lagi. Dengan wajah blog yang baru dan url yang baru tentunya. Review film pertama setelah lama absen bukan film Indonesia atau film barat. Suck Seed adalah film abg Thailand (nontonnya juga bareng abg :p). Alur film ini memang standar film abg, tentang cinta yang masih malu-malu kucing. Lebih meriah dengan musik-musik pop rock para musisi Thailand.</p>
<p>Alkisah, seorang anak laki-laki yang culun bernama Ped. Dia begitu kuper, sampai-sampai tidak tahu satu jenis lagu pun. Ketika pelajaran menyanyi dia sampai harus dibantu Ern, seorang gadis kecil cantik yang memiliki pengetahuan musik luas. Tak heran, karena di rumahnya orang tua Ern memiliki usaha toko musik. Ern pun bercita-cita untuk menjadi musisi. Ped memiliki sahabat bernama Koong yang merupakan anak kembar. Di masa kecilnya, Koong juga berambisi menjadi musisi. Dia kemana-mana hampir selalu menenteng gitarnya.</p>
<p><span id="more-617"></span></p>
<p><img title="More..." src="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Ern meminjami Ped kaset salah satu lagu kesukaannya. Ped pun mendengarkan dan mencoba untuk memainkannya dengan gitar pinjaman dari Koong. Hasil nyanyiannya dia rekam di kaset untuk diberikan pada Ern. Sayangnya hingga Ern harus pindah ke Bangkok, kaset itu tak sempat dikembalikan. Kekonyolan film ini begitu mengundang gelak tawa, mulai dari para musisi yang tiba-tiba muncul mengiringi karakter-karakter dalam film. Hingga adegan-adegan kartun yang tampil saat salah satu tokoh melakukan penjelasan.</p>
<p>Ketika beranjak remaja, justru Kay, saudara kembar Koong lebih sukses bermain musik. Sedangkan Koong malah masih dalam tahap pencarian jati diri mencoba ini itu. Hingga tiba-tiba Ern kembali bersekolah bareng mereka. Maka Koong pun kembali bermain musik, pada awalnya mereka membentuk ben hanya bertiga, Koong, Ped dan Ex. Ex adalah salah satu pemain basket yang mereka rekrut jadi pemain drum. Koong memegang gitar dan Ped bermain bass. Ern ternyata lihai bermain gitar, maka Koong pun merekrut Ern.</p>
<p>Ped sendiri tetap menyimpan cinta terpendamnya terhadap Ern. Malah Koong yang juga mulai menyukai Ern berani menyatakan cintanya terlebih dahulu. Ketika Ern menolak Koong, ternyata kejadian yang sama juga dialami Ex. Hatinya hancur berantakan ketika keduluan memberikan kado panda lucu pada gadis idamannya Soom. Dalam nuansa patah hati, ketiga pemuda itu pun pergi ke Bangkok naik kereta. Berbagai adegan lucu benar-benar mengocok perut saat mereka berada di kereta.</p>
<p>Band Kay sendiri mengalami konflik internal. Salah satu gitaris dipecat, dan akhirnya merekrut Ern sebagai penggantinya. Koong semakin marah dan semangat membentuk band sendiri. Maka berdirilah Suck Seed. Dengan filosofi bahwa walaupun semuanya menyebalkan, tetap mereka tetap akan menjadi Sukses. Ern sendiri ternyata juga menyukai Ped. Setelah dipancing-pancing, mereka pun menjalin hubungan diam-diam.</p>
<p>Ternyata Arena (band Kay) dan Suck Seed sama-sama masuk babak penyisihan kompetisi musik. Tetapi justru Koong menggagalkan pertunjukannya sendiri ketika mengetahui hubungan Ped dan Ern. Semua pun hancur berantakan. Ben Suck Seed bubar, seiring bubarnya persahabatan Koong dan Ped. Begitu pula dengan jalinan cinta Ern dan Ped. Namun Ern bersama Arena sukses membuat album rekaman. Layaknya film cinta abg, semua berakhir bahagia. Ketika sekolah mengadakan reuni, maka seluruh masalah yang menggantung pun mereka selesaikan&#8230; yaaa mau gimana lagi, namanya juga film abg, dinikmati sajalah :p</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=617&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/05/03/suck-seed/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.files.wordpress.com/2011/05/suckseed.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SuckSeed</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://quratengil.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rory Gilmore dan Candy (Another Perspective of 3 Men)</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2011/02/21/rory-and-candy/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2011/02/21/rory-and-candy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 03:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi tulisan iseng untuk me-recharge mood nulis 35 review aplikasi tablet dalam 2 hari. Dan lagi-lagi masih terinspirasi tulisan Anggun tentang Candy &#8211; A Perspective of 3 Men in Female&#8217;s Life. Kali ini gue mau bandingin dengan Rory Gilmore, tokoh di serial Gilmore Girls. Terus terang, dulu Rory Gilmore lebih gue idolakan ketimbang Candy karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=593&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi tulisan iseng untuk me-recharge mood nulis 35 review aplikasi tablet dalam 2 hari. Dan lagi-lagi masih terinspirasi tulisan Anggun tentang <a title="Candy - Perspective of 3 Men in Females" href="http://mbakanggun.blogspot.com/2007/07/candy-perspective-of-3-men-in-females.html" target="_blank">Candy &#8211; A Perspective of 3 Men in Female&#8217;s Life</a>. Kali ini gue mau bandingin dengan Rory Gilmore, tokoh di serial Gilmore Girls. Terus terang, dulu Rory Gilmore lebih gue idolakan ketimbang Candy karena sifatnya yang lebih cuek dan betah tenggelam sendirian dalam buku-bukunya. Beda dengan Candy yang selalu ramah dan riang menyapa orang.</p>
<p>Tak jauh berbeda dengan Candy, dalam hidup Rory pun diwarnai oleh tiga pria yang berbeda. Walaupun dalam rentang waktu yang lebih cepat. Karena cerita Rory dimulai sejak SMP hingga lulus kuliah, dan terputus ketika dia memutuskan untuk meliput ekslusif perjalanan Barack Obama jadi Presiden. Sedangkan Candy dari bayi hingga bekerja sebagai misionary di era Perang Dunia.</p>
<p><span id="more-593"></span>Seperti yang telah diulas di <a title="Terry oh Terry" href="http://roromendut.wordpress.com/2009/05/03/terry-oh-terry/#more-369" target="_blank">blog gue</a> dan <a title="Candy - A Perspective of 3 Men in Female's Life" href="http://mbakanggun.blogspot.com/2007/07/candy-perspective-of-3-men-in-females.html" target="_blank">blog Anggun</a> sebelumnya, Candy melewati tiga fase pria, ketika kecil dia suka dengan anak manis baik-baik, remaja tertarik dengan anak bandel yang sedikit menantang, dan ketika dewasa memilih pria yang lebih dewasa dan mengayomi. Di sisi lain, dua pria pertama dalam kehidupan Rory, tak berbeda jauh. Dean, layaknya Anthony, anak baik-baik, penuh perhatian, mencintai Rory sepenuh hati, dan tidak pernah menyia-nyiakan Rory. Makanya banyak juga yang menyesali ketika Rory beralih ke Jess. Gue pernah di review juga di <a title="He treats you like a dirt" href="http://roromendut.wordpress.com/2006/07/08/he-treats-you-like-a-dirt/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Jess, seorang pria remaja yang cenderung cuek. Berandalan, dan agak di luar jalur. Lingkungan seputar tidak menyukai Jess karena kebengalannya. Tetapi apa mau dinyana, sebenarnya ada sisi baik dalam diri Jess. Dia pun mencintai Rory dengan sepenuh hati, walaupun tidak diekspresikan langsung. Bagaikan Terry yang mencintai Candy. Tetapi tidak ada kendala mendalam yang menyebabkan Rory dan Jess berpisah. Jess hanya ingin mencoba kehidupan baru saja di lain tempat. Atau dia sudah diusir dari lingkungan situ, gue lupa-lupa inget. Pastinya tidak ada kehadiran orang ketiga.</p>
<p>Logan, tokoh favorit gue dalam kehidupan Rory. Anak seorang jurnalis terkemuka, memiliki bakat juga sebagai seorang jurnalis. Tetapi lebih memilih untuk menjadi seorang investment banker. Kayaknya gue juga pengen kembali nih ke dunia investment banking. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tak ada yang salah dengan Logan, walaupun di awal juga bandelnya setengah mati. Tetapi entah mengapa justru dia yang bermetamorfosa menjadi orang baik, dewasa dan penuh tanggung jawab. Semua berjalan dengan baik dan lurus-lurus saja. Makanya agak sebal dengan ending yang tanpa tendeng aling-aling, Rory memilih jalan sendiri untuk meniti karir sebagai jurnalis, dengan meliput langsung perjalanan Barack Obama ketika mencalonkan diri jadi presiden. Apakah di sini justru Logan gambaran metamorfosa Terry menjadi seorang Albert?</p>
<p>Entahlah.. sebelumnya sempat terpikir, jangan-jangan gue sudah bertemu sosok Albert. Dan benar kata ulasan Anggun, pada akhirnya perempuan akan mengidamkan sosok Albert dan memilih menghabiskan kehidupannya dalam naungan kebijakan Albert. Sempat terbersit pikiran, mungkinkah suatu saat nanti ada sosok Albert dalam kehidupan gue?</p>
<p><em>Kok kayaknya tulisan gue makin ga mutu ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p><em>kurang mendalam..<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/593/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=593&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2011/02/21/rory-and-candy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan dari Masa Lampau</title>
		<link>http://roromendut.wordpress.com/2010/10/24/tulisan-dari-masa-lampau/</link>
		<comments>http://roromendut.wordpress.com/2010/10/24/tulisan-dari-masa-lampau/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 12:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wondering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.wordpress.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[Niatnya ingin mencari tugas-tugas kuliah jaman S1 dahulu. Tapi apa daya, laptop ini berbeda dengan yang digunakan waktu kuliah di Depok dahulu. Ternyata berbagai dokumen dari masa-masa masih di Elektro itu tidak ada yang dipindahkan ke laptop tercinta ini. Memang sih sudah sempat di burn di CD, tapi semuanya ditinggal di kamar rumah. Padahal sekarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=567&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Niatnya ingin mencari tugas-tugas kuliah jaman S1 dahulu. Tapi apa daya, laptop ini berbeda dengan yang digunakan waktu kuliah di Depok dahulu. Ternyata berbagai dokumen dari masa-masa masih di Elektro itu tidak ada yang dipindahkan ke laptop tercinta ini. Memang sih sudah sempat di burn di CD, tapi semuanya ditinggal di kamar rumah. Padahal sekarang posisi di kos. Dengan perlengkapan tempur yang serba minim. Bahkan sendok garpu dari logam pun tak ada (heh apa hubungannya ya?).</p>
<p>Walhasil, alih-alih ketemu berkas-berkas data jaman kuliah S1, malah ketemu beberapa peninggalan tulisan curhat jaman tahun 2005. Memang berkas tertua di komputer ini tertanggal 2005. Karena memang laptop butut yang sangat berjasa ini diadopsi oleh gue tahun 2005. Agak geli juga baca tulisan-tulisan tersebut. Curhatan mengenai cita-cita jadi penulis. Entah juga, apakah harapan gue itu sudah tercapai, atau sekedar pencapaian asal-asalan. Karena pada dasarnya gue pengen akan bisa bikin karya sastra, sebuat master piece, seperti idola junjungan gue YB. Mangunwijaya. Toh beliau juga berawal menulis karya tulis teknik, dan akhirnya menyeberang ke sastra. Nah sekian dulu kalimat pembukanya.. Berikut ini adalah tulisan yang ditulis pada 26 Desember 2005.</p>
<p><span id="more-567"></span></p>
<p><em>Pengen jadi penulis, tapi hampir sejam di depan monitor, ga satu pun kata gw tulis. Dulu setiap brenti kerja sebelum dapet kerjaan yg baru, gue bisanya menghibur diri sendiri, kalo toh nanti terpaksa nganggur, gue bakalan banyak waktu luang banyak hal yang bisa gue tulis. Gue bisa jadi penulis, tapi kenyataannya sekarang gue coba ngetes sebenernya gue bisa nggak sih nulis. Sejam gue bengong, tapi bingung mau nulis apa, akhirnya gue tulislah kebingunan gue. Padahal kalo gw lagi bengong, lagi nongkrong di kamar mandi atau lagi sikat gigi. Banyak pikiran-pikiran gue nongol, soal kritikan gue terhadap Sutiyoso, kritikan gue buat presiden kita saat ini yang banyak dicintai rakyatnya.</em></p>
<p><em>Beberapa kali, dulu waktu gue masih rajin nulis di Agenda, gue suka comot-comot berita dari koran yang bikin gue kesel, gue tulis kekesalan gua, terus gue kirim ke koran harian. He he he, tapi dasarnya gue emang ga bakat nulis kali ya, tulisan gue ga pernah dimuat. Padahal gue ga buat pake tata bahasa kayak gini, tapi lebih pake bahasa yg formal. Mungkin mereka para redaksi itu emang bener, gue belum bisa memaparkan apa yang mau gue utarain dengan baik, maksud gue apa, solusinya apa. Dulu gue pernah complain mengenai Sutiyoso, mulai dari masalah pembangunan patung-patung pahlawan, sampai masalah bus way, yang kenapa lebih diduluin dibanding monorail. Padahal menurut berita yang gue baca proposal monorail udah lebih duluan, dan lebih bisa jadi solusi buat masalah transportasi di Jakarta. Tapi entah kenapa, kok susah bener ya ngomonginnya.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Dulu sempat juga gue ngurusin milis yang mungkin bagi sebagian orang ga penting. Soal perempuan-perempuan yang jadi korban kekerasan dan jadi korban pria-pria yang sudah berkeluarga. Awalnya gue urus dengan rajin, gue nyari2 artikel yang berkaitan dengan hukum-hukum yang bisa dipakai untuk melawan tindak kekerasan tersebut. Kekerasan yang sudah terjadi di beberapa daerah. Bahkan beberapa LSM daerah mengikuti milis tersebut. Tapi ketika beberapa LSM itu mulai mengandalkan milis itu untuk nyari tau soal gimana cara ngehubungin antara tindak kekerasan dengan tindakan yang dilakukan di Jakarta, sementara di Jakarta sendiri gue ga ada kontak langsung sama LSM perempuan di Jakarta, gue bingung sendiri, apa gw sanggup kalo udah waktunya ngambil tindakan nyata bukan sekadar milis. Akhirnya milis itu lama kelamaan terbengkalai.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Setelah gue renungin, gue renungin lagi, renungin dalem-dalem, kadang gue punya niat sekadar niat, gue coba wujudin, tapi gue ternyata ga punya nyali untuk ngewujudin itu secara total. Banyak rasa ketakutan yang muncul dalam diri gue. God, apa mungkin gue bisa sukses dengan kemampuan gue yang Cuma segini ini. Mau jadi apa aja gue belum tau. Gue belum yakin. Akhirnya gue selalu ragu-ragu dalam bertindak, kadang malah gue ngerasa bisanya Cuma ngomong doang.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em> Dulu juga pernah gue pengen bikin buku, soal pengalaman mahasiswi yang bukan seorang aktivis, tapi latar belakang ceritanya dibuat mengenai perubahan sosial politik yang terjadi di Indonesia, mulai dari kerusuhan, suksesi presiden, kenaikan BBM dan masih banyak lagi. Yang rencananya dibuat berdasarkan 8 semester, tapi baru selesai semester 1, 4 dan 5 udah berhenti duluan. Semuanya gue buat berdasarkan titik-titik tanggal peristiwa penting yang tercatat di agenda gue. Karena gue emang suka aja nginget-nginget sesuatu berdasarkan petunjuk tanggal-tanggal penting di Agenda gue itu, soal apa yang gue pikirin waktu angkot yg gw naikin macet banget karena barisan kendaraan yang ngantri BBM di daerah kelapa dua depok. Sebenernya waktu gue nulis agenda nggak ada niat khusus dari gue buat bikin cerita, tapi semata-mata Cuma tindakan pencegahan supaya orang ga tau apa yang gue pikirin karena agenda gue sering kegeletak di mana-mana. Dari pada orang yang baca tau tentang rahasia gue, mending gue tulis petunjuk aja.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roromendut.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roromendut.wordpress.com/567/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roromendut.wordpress.com&amp;blog=830145&amp;post=567&amp;subd=roromendut&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.wordpress.com/2010/10/24/tulisan-dari-masa-lampau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c4c469e67f549ee8d942412e28151149?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">MÄÑìéS</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
