
Endah Tri Utami, mengenyam pendidikan di Elektro UI dan melanjutkannya di Prasetiya Mulya Business School dengan beasiswa dari Sampoerna Foundation. Pada kurun waktu tahun 2002 hingga tahun 2004 sempat bekerja di RCTI, dan pindah menjadi editor selama 1 tahun di suatu Law Firm dari 2004 hingga 2005. Sejak awal tahun 2007 hingga saat ini, penulis masih bekerja di sektor finansial pada salah satu perusahaan BUMN.
Bersama keempat temannya semasa kuliah, berhasil membawa Prasetiya Mulya menduduki juara pertama dalam kompetisi penyusunan Laporan Analisa Saham yang diadakan oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Chartered Financial Analyst (CFA) Indonesia pada 2006. Sejak Desember 2006, ia menjadi kontributor di majalah Forsel dan tabloid Phone 3. Di kurun awal 2007, Endah juga menulis untuk T&t. Dan sejak Januari 2008, ia bergabung menjadi kontributor dalam majalah Telset hingga saat ini. Selain itu, beberapa tulisan juga telah dimuat pada Mobile Magazine sejak Juli 2008.
Ia mulai mempublikasikan tulisannya sejak Desember 2005 dalam suatu blog. Selain kegiatan menulis untuk majalah, ia juga sudah menulis beberapa buku, yaitu:
1. Merawat dan Memperbaiki Handphone untuk Orang Awam, Pustaka Widyatama 2008
2. Merawat dan Memperbaiki Laptop untuk Orang Awam, Pustaka Widyatama 2008
3. Tip & Trik Usaha Ponsel & Aksesorinya, TransMedia 2008
Kini penulis masih berusaha untuk terus menyusun buku di berbagai bidang… Penulis memilih http://roromendut.wordpress.com sebagai alamat blog, yang merupakan metamorfosa dari blog sebelumnya di http://roromendut.blogspot.com karena sangat mengagumi karya-karya Romo Mangunwijaya. Salah satunya adalah trilogi Roro Mendut.

July 2, 2007 at 1:44 pm |
Mbak Endah, masih inget ga ma gw? ga pernah mampier euy ke blog gw,… trus skr kerjanya freelance aja ya?
July 3, 2007 at 3:49 pm |
Mbak Endah, itu kenapa kepalanya kok miring-miring…
Trus kok mripate plirak-plirik… ;p
July 4, 2007 at 7:05 am |
kui lagi ngetik mas?
July 7, 2007 at 3:38 pm |
Habis dicampakkan ya? Kik-Kik-Kik-Kik… ;p
July 10, 2007 at 1:59 am |
dah…
ayo blog nya update lagi..
masak kagak ada yang baru nih..
July 23, 2007 at 2:06 pm |
hal terbaik dalam kehidupan ini adalah ketika kita bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi kehidupan itu sendiri. Seperti matahari yang tulus memberi dan tak mengharap kembali. Selamat berkarya dan sukses selalu !
July 24, 2007 at 4:27 pm |
aku registrasi di aplikasinya kok tdk gol ya. tlg ya mbak
July 25, 2007 at 1:46 am |
aplikasi apa ya?
September 9, 2007 at 1:22 pm |
sori mau kritik. gue baca beberapa tulisan lo disini. resensinya masih dangkal banget. masih khas infotainment. penulis baru ya? coba belajar resensi yg bagus dari yg senior2
September 15, 2007 at 3:56 am |
tulisan cemen-cemen gini kok ngaku jurnalis!!!!!! malu-maluin komunitas jurnalis aja. situ jurnalis apaan sih? gak mutu resensinya. gue sepakat sama oom Joko. belajar dulu ya bener, baru ngaku jurnalis!!!!!!
September 15, 2007 at 5:31 am |
belum bisa disebut jurnalis kaleee …. ini cuma diary kayanya .. so,bow, sarankoe.. nulis yg berbobot, segmented ajah. ini ..sori yah,kelas pembacanya masih SMP or SMA. coba akoe tanya sama temen2 yg BENERAN JURNALIS .. wakakakakakkkk
September 15, 2007 at 10:24 am |
@joko danarto, Raras & noel.
jurnalis senior, ya?
komentarnya kok nggak mutu? kalian siapa? mana karya kalian yang bermutu? coba jangan bikin jelek nama jurnalis, lah. apa jurnalis indonesia ini masih kurang jelek namanya?
masih sekelas Lily Bertha Kartika aja belagu, lu.
September 15, 2007 at 6:14 pm |
ok, gue emang bukan jurnalis.. terserah.. yang jelas setiap majalah-majalah itu terbit selalu memuat tulisan-tulisan gue.. lalu apa itu namanya?
next time kalo mau tau mengenai aplikasi-aplikasi beli aja deh majalahnya.. baru komen.. emang tulisan-tulisan gue yang udah diterbitin, ga semuanya gue posting ke blog ini cuma edisi perdana doang.. Ini kan cuma blog santai.. kalo dilihat tanggal postingannya juga udah jelas gue jarang update blog, soalnya sibuk nih jadi pesuruh kantor nih.. abis kalo jadi TKI ke Malay takut dianiaya.
Tapi selama redaksi ngorder tulisan, dengan senang hati gue akan terus ngasih setoran… Kalo ibu jurnalis yang kebakaran jenggot mau, bisa beli ke agen-agen atau toko buku terdekat, tapi kalo ga modal bisa juga minta majalahnya toh masih satu penerbitan sama ibu jurnalis.. hi hi hi…
atau datang ke acara gathering yang suka bagi-bagi majalah,
silahkan mengkritik…
September 15, 2007 at 7:06 pm |
kalo blog ini memang jadi semacam diary… boleh2 saja! di sini kita gak bisa dipaksa cuma baca tulisan journalist’s journalism kayak majalah beneran… yang subjektif plus tendensius, dengan pack dan angle yang monoton (udah gitu bahasanya sok serebral tapi bikin puyeng kepala) kaan?? kita boleh nulis apa saja… boleh mbaca apa saja… boleh comment apa aja juga sih…
pembacanya segmented anak2 smp or sma? bagus.. artinya anak2 smp itu pada punya tingkat kecerdasan yang lebih tinggi daripada para adult yang gampang banget terganggu oleh tulisan di sini… masa depan indonesia terjamin…
maap saya cuma komentator junior yang musti belajar dari para senior, hihi….
long live anarchy!
keep blogging, ndah!
September 16, 2007 at 1:07 am |
Ha ha ha.. ini emang diary gue.. mosok sih seorang jurnalis ga bisa bedain mana yang tulisan buat blog mana yang tulisan buat artikel di majalah atau tabloid.. Seandainya memang artikel gue ga layak tayang, kok bisa ya diterbitin lebih dari 100 artikel. Apa iya pemred atau pimpro dari para media cetak itu masih mau make tulisan yang ga berbobot dari gue? :-/
Setahu gue jurnalis-jurnalis tempat majalah yang muat tulisan-tulisan gue itu baik-baik dan ramah-ramah kok. Tulisan mereka juga bagus dan kredibel. Mungkin karena mereka memang jurnalis-jurnalis yang well educated. Gue masih terus mengasah isi dari tulisan-tulisan gue dari para jurnalis-jurnalis itu.
sejauh ini gue belum pernah nulis untuk majalah dan tabloid khusus untuk segmen anak SMP or SMA sih. Walaupun mungkin majalah-majalah yang memuat tulisan-tulisan gue juga dibaca oleh kalangan SMP atau SMA. Tapi terima kasih atas pujian dari ibu “BENERAN JURNALIS”, siapa tau emang gue bisa nulis buat segmen SMP or SMA. Gue sih nunggu orderan aja :p
September 16, 2007 at 7:03 am |
IMHO: journalis adalah mereka yang mempublikasikan secara legal sebuah atau beberapa artikel pada media massa yang juga legal. Jadi siapapun yang pernah menulis di media massa tersebut bisa disebut sebagai journalist. Itu kata para sesepuh journalisme.
Nah, sebuah media massa mempunyai threshold masing-masing untuk sebuah artikel. Untuk bisa menulis hingga mencapai atau melampaui threshold tersebut tidaklah mudah. Sehingga siapapun yang bisa melewati threshold tersebut merupakan orang-orang yang terpilih. Entah karena “nama”, “pangkat”, “jabatan” atau bisa juga karena tulisannya memang layak untuk dimuat di media massa tersebut. Itu dari sudut dimana penulis adalah orang diluar media massa yang bersangkutan. Seleksi lebih ketat dibandingkan mereka yang sudah berada di dalam sistem media massa itu sendiri.
Jadi kalau sampai tulisannya termuat di sebuah media massa, maka sebutan jurnalis sudah layak untuk disandangnya. Perlu diingat jurnalis beda dengan penulis. Seorang jurnalis adalah seorang penulis, tapi seorang penulis belum tentu seorang jurnalis (misal sering nulis di blog atau di media yang tidak bisa disebut sebagai “media massa”). Jelek tidaknya seorang jurnalis tidak bisa dinilai dari satu atau beberapa tulisannya saja, tapi secara keseluruhan, “whole concept approach”. Rasanya hampir semua Pemred tahu apa dan bagaimana konsep tersebut.
Saya sendiri jarang nulis di media massa, karena harus memperhatikan faktor bahasa dan penulisan yang mudah dicerna oleh kalangan luas (dengan “spread” umur yang sangat bervariasi). Kalau tulisannya populer dan enak dibaca, saya rasa tidak bisa disebut sebagai jurnalis kelas bawang. Justru karena tulisannya populer dan enak dibaca harusnya mendapat apresiasi yang lebih.
Darwin pernah berkata: “A scientific man ought to have no wishes, no affections, – a mere heart of stone”. Sama seperti itu pula seorang jurnalis.
Dah ah, kepanjangan
Damn, you know my IP address (tapi gak berarti saya ada ditempat alokasi IP Address tersebut…hihihi…).
September 16, 2007 at 2:06 pm |
Eh iya, tadi lupa nambahin. Gak sengaja tadi kepikiran, apa bedanya jurnalis dan wartawan? Orang sudah terlanjur mengasosiasikannya menjadi satu bagian
Saya lebih cenderung mengasosiasikan jurnalis sebagai penulis yang berada di luar sistem media massa dimana tulisanya bisa merupakan representasi dari profesionalitasnya. Sedangkan wartawan cenderung mengarah kepada orang yang berada di dalam sistem media massa, dimana tulisan dia mempunyai kemungkinan lebih besar untuk diberitakan dalam media massa tempat dia bekerja / bernaung.
Eh kok malah gak jelas ini komentarnya. Yang pasti saya menikmati tulisan di blog ini. mbak Roro Mendut, selamat menulis lagi. Mbok jangan berhenti. Kritik dan saran tentu akan selalu ada. Yang penting kan konsistensi. Ayokkk tetap menulis.
PS: IP saya beda kan?
September 17, 2007 at 8:48 am |
Kirimin dong majalahnya. Di sini kan susah, kalau beli ongkos kirimnya lebih mahal dari harga majalahnya. Gak tersedia di versi online je.
Eh ada tulisanmu yang rada romantis gitu? Kalau yang ada kayak gini kirimin dong
September 17, 2007 at 9:34 am |
halo endah.. ini Lily beneran. aku sedang browsing nyari beberapa tulisanku dan nemuin blogmu. dan aku bingung juga dengan tulisan ’sengsara’ .. ‘baru sekelas lily bertha kartika’ aja belagu. hmmm .. aku cuma mau bilang (boleh percaya atau nggak ya), aku nggak pernah pura-pura jadi orang lain, apalagi nyaru2 jadi siapa. jadi kalo aku menulis sesuatu, aku pasti pakai namaku dan emailku sendiri. ini bukan marah lho, cuma bilang aja supaya clear. kenapa harus nyantumin nama dan email, karena komputer kami di kantor baru sedikit (mungkin nggak ’semewah’ di tempat lama yang satu orang dapat satu komputer.. hehe).
aku baru ini malah liat blognya endah. jadi entah gimana bilangnya klo ada yg nyangka yg gak2. ttp nulis aja ndah, komentar orang kan bisa jadi masukan. soal ‘baru sekelas lily … aja belagu’ hehehehe…. salam aja buat sengsara.selamat puasa semuanya.
salam,
Lily Bertha kartika
September 17, 2007 at 9:54 am |
eh iya, kalo masih punya film ’spy game’ yg robert redford + brad pitt, kabar-kabari ya, via email aja bole deh. aku dah nyari-nyari gak pernah nemuin lagi.
September 17, 2007 at 3:40 pm |
To: Mahapatih (alias Oom Kelik lagi, hi hi hi…)
Aku udah kirim via e-mail ya… Oom bisa hubungi bagian sirkulasinya, kalo lewat sini malu ah, tar disangka pamer lagi :p
2 Majalah, 1 Tabloid dan 1 Newsletter. Untuk buku dan program rutin di TV masih digodok. Doain aja goal yah oom… Kalo nggak yah.. oom traktir dong untuk menghibur…
Tulisan romantis belum tuh.. abis orangnya ga romantis sih…
Sekali lagi gue tegesin deh… ini blog santai sesantai blognya oom Burung. Bukaaaaaaaaa… trus nyadar ga kalo tulisan Burung itu sama sekali beda dengan tulisan-tulisan di majalah dia…
Intinya, tulisan gue di blog ini jelas beda dengan artikel gue di media cetak. Kecuali beberapa artikel dari edisi perdana emang gue copy paste di sini, sebagai seorang jurnalis, bisakah Anda membedakan mana yang kopian dari edisi perdana tersebut? Kok gue jadi bikin kuis ya.. FYI, kuis ini ga ada hadiahnya… Bagi pemenang kuis bisa hubungi oom Kelik aja.
September 17, 2007 at 4:18 pm |
Kambing Kesambet
*confused mode on*
October 19, 2007 at 3:57 am |
Kok jadi “Si Dungu Bertutur” sih… Kamu kan nggak dungu!!
October 19, 2007 at 7:59 am |
hi hi hi.. keren kan… banyak u-nya.. cuma ada satu huruf i dan e
October 26, 2007 at 6:31 am |
ini blog film ya? kenapabukan namain aja blog film,kan jadi asik.btw,salamkenal. btw, ati2 sama soal IP.kebetulan kakaku programmer.nomor IP bisa dipindah or dipinjem lho.kayak ini aku di tmpt tmn, Ipnya bisa tukeran.
October 26, 2007 at 10:45 am |
iya he he he…
salam kenal ya mbak… saya gaptek neh
November 27, 2007 at 5:52 am |
mbak Endah… biar dungu tapi kamu maniez deh…. cocok donk sama aku si Ganteng Abiez… tapi aku gak dungu ndah cuma bloon dikit aja … Mmmmuaaacchhhh
November 27, 2007 at 7:48 am |
Memang sudah hukum alam kok oom Ganteng.. kecerdasan berbanding terbalik dengan kecakepan seseorang. Makanya gitu deh.. semakin dungu saya.. semakin manis dan cantik lah saya… terbukti kan…
Tring ting ting ting ting…
December 8, 2007 at 8:23 am |
Si Dungu kok nggak pernah bertutur lagi sih…
Sekarang maunya bertutur yang ada duitnya mulu ya? Huuu…
-DM-
December 16, 2007 at 2:03 pm |
ampuuun ampuuun oom… lagi banyak order tulisan sih… sayangnya ada beberapa yang agak tidak manusiawi dalam urusan honor… du du du… *ngelirik ke atas*
December 23, 2007 at 8:41 am |
Oh, gitu ya… Ck-ck-ck. Tega! Kejam! Biadab!
December 24, 2007 at 11:50 am |
du du du…
December 28, 2007 at 8:40 am |
Mbak,
Ndherek nepangaken..Saya temennya Baban…Sejak Baban di Firenze jadi kesepian karena ndak ada yang bisa dicela lagi..Jadi keluyuran di sini he he he…
January 2, 2008 at 4:13 am |
ehm. . dinda yang satu ini kok nggak mau jujur ya.?
February 8, 2008 at 7:27 am |
Eeh..lo yang pernah gawe di kebon jeruk ya? Kalo iye..udah married belom? Si awan udah tuh, barusan. Kapan nyusul nih? salam kangen
February 9, 2008 at 5:20 am |
iya nih bos.. apa kabaaaar… di atas gue ini adalah bekas bos gue dulu lho…
Orang terbaik yang pernah jadi bos gue.. he he he…
February 11, 2008 at 5:07 am |
salam kenal yah.. dari Yogya, tulisan kamu membuat aspirasi tuk saya
February 11, 2008 at 10:14 pm |
Met HUT XXIX <:-P
February 13, 2008 at 1:52 am |
Ada lowongan nih di SUN TELEVISI NETWORK di jakarta, ini akan jadi big. Kayaknya semua posisi masih kosong..mau launching awal june ini. Minat gak?
February 14, 2008 at 9:50 am |
Wah gw belum terima email nich..sms aja dech email mu..maklum nomor u sudah tak delete..he..he..he
March 28, 2008 at 4:38 pm |
hai… ini endah yg di danareksa ya…?
gw pernah maen ke kantor ambil nts, gmana kabare? msh di cibubur apa udah jd pindah?
March 30, 2008 at 3:52 am |
masih di cibubur
April 7, 2008 at 5:19 am |
waduh… dimana nih gw?
aaaa nyasar.
Tapi gpp, soalnya yang punya blog manis ^^.
-salam kenal, Mbak.
April 19, 2008 at 4:03 am |
km cantik jg
June 20, 2008 at 7:26 am |
salam kenal ya…
June 21, 2008 at 12:33 pm |
Ini masih si dungu?
June 22, 2008 at 7:03 am |
dasar gemblung!!!
June 30, 2008 at 5:05 pm |
Endah, sebenarnya apa yang loe ini siapa ? Tukang insinyur, Tukang bisnis atau Tukang Nulis…
Tapi Endah tetap Endah tidak berubah, Sukses selalu …
July 1, 2008 at 5:13 am |
haduh haduh gramarnya… mentang-mentang kelamaan di perancis, udah lupa susunan bahasa indonesia :p
August 4, 2008 at 10:25 am |
sist, coba dunk covernya digarap lebih seriuss
sama layoutnyaaaaaaaaa..
kekekek
pan ade temenlu inii
hwkwkkwkwwwkwkkkw
August 19, 2008 at 11:45 am |
apa yang sudah baik lebih diperbaiki.. apa yang sudah maju..terus dimajukan. Jangan berhenti walau sedetikpun..sekali melangkah pantang surut kembali..maju terus dan berkarya..
August 19, 2008 at 11:47 am |
terima kasih pak…
August 22, 2008 at 2:46 am |
salam kenal blh nda klo aku i2
August 22, 2008 at 8:57 am |
oalah….
skrg jadi penulis ndah…
sukses deh… ^_^
*main gaple lg nyok… :p *
August 24, 2008 at 11:40 am |
Halo salam kenal … saya gak sengaja terdampar di sini setelah search “blogger cibubur” di google … well, Mbak Endah tinggal di Cibubur ? … saya lagi iseng2 saja, pengen tahu siapa saja blogger yang tinggal di Cibubur … siapa tahu bisa kumpul2 suatu saat … he he he … salam.
August 27, 2008 at 3:09 am |
salam kenal ms endah…
anw, untuk tulisan yg bukan kaliber jurnalis, dll sebenarnya bukan masalaha kok. namanya juga BLOG. LOG-nya di sini kan buku harian, ya udah jelas toh mau diisi apa aja kan sesukanya si pemilik blog.
saya juga praktisi jurnalis kok, kebetulan jd pimpinan redaksi sebuah tabloid teknologi komunikasi. bulan Juni lalu, media kami juga nampang dan jadi media partner di ajang ICS Jakarta dan SBY. saking malesnya otak ini buat nulis, saya sendiri juga males bikin blog… ya kasusnya mungkin sama dengan ms endah ini.
udah biarkan aja blog kacau ini isinya sesuai dengan isi hati si empunya, toh ya kebebasan menulis adalah kuasa dari si roro yang suka mendut2 ini kan? ehehehe…
September 5, 2008 at 7:44 am |
Kucing, Ikan Asin Dan Aku
Seekor kucing kurus
menggondol ikan asin
laukku untuk siang ini
aku meloncat
kuraih
pisau
biar
kubacok ia
biar
mampus
ia tak lari
tapi mendongak
menatapku
tajam
mendadak
lunglai
tanganku
-aku melihat diriku sendiri!
lalu kami berbagi
kuberi ia kepalanya
(batal nyawa melayang)
aku hidup
ia hidup
kami sama-sama makan
(Wiji Thukul)
September 20, 2008 at 1:44 pm |
Well I think you are genius and the post is marvelous.
October 2, 2008 at 5:26 am |
wah, ternyata teman gw si endah udah men-Indonesia, semoga bisa cepat go international ya ndah:)
kalo boleh buat tulisan khusus dong selama kita 4 tahun di FTUI, sebagai MEMORIAL hehe..
Thanks kalo bersedia, kalo gk jg gpp kok.
October 19, 2008 at 7:34 am |
ndahhhhh………. kangen gw… dah lama ga ketemu kok jd penulis gini. pdhl setau gw otak lo tuh ga lurus2 amat, coba dong kirimin karya tulis lo ke gw.
October 19, 2008 at 1:22 pm |
Buset deh, lurus gimana maksudnya? Ya begitulah, sejak dicampakkan, naluri nulis jadi makin tinggi. Untung sekarang punya cowo orang yang sangat pas buat gue
Doakan ya…
November 4, 2008 at 7:37 am |
wah buku Tip & Trik Usaha Ponsel & Aksesorinya lumayan bagus isinya tuh…kalo bisa nulis ttg warnet donk…kl dah bikin tell me yah…
salam kenal
rifqi
June 14, 2009 at 3:18 am |
selamat dan sukses, mudah-mudahan jadi penulis yang sukses
salam
June 19, 2009 at 2:15 am |
Wah Endah yang senang makanan India, ternyata punya segudang prestasi… sukses ya dgn cita2nya
June 19, 2009 at 2:54 am |
kok tau saya suka makanan india? ini siapa ya?
July 7, 2009 at 2:50 am |
Dear Bu endah ,
Bu saya mau minta waktu utk tanya jawab ttg wireless 3g di indonesia , boleh kah saya minta waktu ? atau kita komunikasi via email atau handphone saya 08131590 1688.
Thanks
August 16, 2009 at 2:20 am |
he he he.. emang ada 3G yang ga wireless ya? :p
November 25, 2009 at 11:34 am |
hei, trimakasih sudah mampir
kenapa tidak meninggalkan jejak?