Gue nyerah

September 30, 2006

Minggu, 17 September… bikin revisi tugas akhir di kampus. Bareng teman-teman sekelompok, feels like hell beberapa kata makian keluar. Gue yang udah bener-bener pupus banget semangat, hubungan sosial udah terisolasi sejak kasus tukang kambing yang cari gara-gara, termasuk pacar yang menjauh berkat hilangnya kepercayaan yang dipicu tukang kambing dan cewe yang jualan otak di pantat.

Ditambah dengan perasaan ditolaknya gue oleh orang-orang yang cukup gue harapkan dukungannya. Akhirnya gue telpon seorang residivis dari penjara tempat gue pernah berkunjung dahulu. Sinyal begitu buruknya yang mengakibatkan koneksi terputus beberapa kali. Gue ga pernah punya niat jahat sama orang lain, satu-satunya alesan kenapa gue telpon si residivis adalah karena gue pengen dikenalin sama orang yang pernah bunuh orang, dan berharap orang itu mau gue bayar untuk ngebunuh gue.

Read the rest of this entry »